BANDUNG, INDONEWS – Pemerintah Desa (Pemdes) Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung menggelar pelatihan pembuatan olahan keripik dari daun teh, di GOR desa setempat, Jumat (27/1/2023).
Terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan kepercayaan serta kebijakan dari tim jaringan Sandiaga Uno, bekerja sama dengan jaringan komunikasi Kabupaten Bandung.
Hadir dalam acara tersebut unsur muspika seperti Camat Banjaran Ika Nugraha, unsur TNI, Polri, Ketua Jarkom H. Kosasih, pengurus DPP Jaringan Aksi Sandiago Uno (JAS) beserta rombongan, para peserta UMKM, tokoh masyarakat (tomas) tokoh agama (toag), sejumlah lembaga desa termasuk Ketua BPD, LPMD, karang taruna, dan para undangan lainnya.
Kades Kiangroke H. Yuyus Suryana SH., mengucapkan terima kasih, khususnya kepada tim Jaringan Aksi Sandiago Uno yang telah bekerja sama dengan Jaringan Koperasi (Jarkop) Kabupaten Bandung.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan dan kerja sama yang sangat luar biasa ini, yang telah memfasilitasi serta menyelenggarakan kegiatan. Perekonomian negara kita ini, pasca pandemi Corona Virus Deseases (Covid-19) saya anggap belum stabil 100 %, sehingga dampak dari pandemi tersebut perekonomian pun boleh dikatakan dalam keadaan krisis,” ungkapnya.
Kegiatan ini, diprakarsai Jarkom Kabupaten Bandung bersama dengan tim aksi Jaringan Sandiaga Uno.
Menurut Camat Banjaran, kegiatan ini sangat strategis sehingga bagaimana pun ketika mengahadapi krisis ekonomi, perekonomian Indonesia masih terkendali.
“Alasannya karena di NKRI banyak para pelaku usaha sehingga tidak terpengaruh oleh maraknya krisis apapun,” ungkap camat.
Menurutnya, penyelenggaraan workshop ini dalam rangka meningkatkan dan mendorong para pelaku UKM, terkait olahan pembuatan keripik dari daun teh.
“Semoga kedepannya bisa mendongkrak perekonomian yang lebih mapan dan berkesinambungan,” tukasnya.
Sementra Ketua Jarkom Kabupaten Bandung, H. Kosasih saat dikonfirmasi disela kegiatan berharap, dengan adanya ide dan gagasan tersebut bisa memotivasi pelaku UMKM dan bisa berkelanjutan sehingga terwujud sesuai harapan. (A. Rochim S/Yani Sumiati)




























Comments