0

BIREUEN, INDONEWS – Anggota DPR RI Komisi V Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud  (HRD) kembali melakukan kegiatan sosial bentuk sunatan gartis secara massal bagi ratusan anak yatim dan kurang mampu dari 17 kecamatan dengan jumlah desa 609 di Kabupaten Bireuen. Kegiatan dipusatkan kantor Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Desa Cot Gapu Bireuen, Senin(27/3/2023).

Pada kesempatan tersebut, HRD kepada awak media mengatakan, sunatan massal PKB perduli ini dilakukan demi meringankan beban masyarakat. Titik pertama dengan jumlah150 anak berasal dari Kecamatan Juli, Jeumpa, Kota Juang, Kuala.

“Insya Allah titik kedua akan dilaksanakan Selasa (28/3/2023), lokasinya di Kantor Kemenangan Pemilu 2024 HRD, Desa Cot Bada, Kecamatan Peusangan,  kawasan Matang Geulumpang Dua. Bagi peserta dari tujuh kecamatan yaitu Jangka, Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Kutablang, Makmur, dan Gandapura,” jelasnya.

Kemudian dilanjutkan Rabu (29/3/2023) di Kecamatan Jeunieb. Peserta berasal  dari Kecamatan Peudada, Peulimbang, Jeunieb, Pandrah, Simpang Mamplam dan Samalanga.

Sementara untuk jumlah anak sudah terdaftar dan perlu disunat lebih kurang sudah 500 orang.

BACA JUGA :  Soal Guru Luwu Utara, Relly Reagen Apresiasi Langkah Prof. Dasco

“Kegiatan ini murni tidak dipungut biaya apapun, sudah kita tanggung semuanya. Kita juga telah mengarahkan anak dan orangtua sebagai pendamping. Jika dipungut biaya oleh tim saya, agar segera melaporkan pelakunya dan akan kita beri tindakan,” tegas HRD.

“Sedangkan tim medis kita bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, RSUD dr. Fauziah dan Dinas Kesehatan,” tuturnya.

Turut hadir juga Adik Kandung  Pengusaha Sukses Bireuen, Hj. Rizayati PT Indonesia Terang (Muhammad Arief), Toke Medan, serta para tamu undangan lainnya.

“Kita berharap melalui kegiatan PKB Peduli, dapat meringankan beban anak kurang mampu, anak yatim untuk disunat  yang dilakukan secara massal, dan  beban masyarakat secara umum lainnya,” tandas HRD. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.