0

BOGOR, INDONEWS – MH (20), warga Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor nyaris meninggal dunia.

Pasalnya, saat hendak bekerja, ia dicegat kawanan begal hingga menyebabkan lehernya luka parah karena luka bacok di Jalan Raya Ciangsana, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Menurut informasi, korban diketahui tidak bisa berkutik saat kawanan begal menyetop paksa dengan cara memepet korban.

“Saya dari arah Cikeas hendak berangkat kerja pukul 04.30 WIB. Saat melewati jalan raya Ciangsana yang kondisinya masih sepi saya dipepet oleh kendaraan lain yang berboncengan,” jelas MH, Rabu (15/6/2022).

MH menjelaskan, saat dipepet dirinya langsung terjatuh ke pinggir jalan raya Ciangsana.

“Kendaraan saya N-Max bernomor polisi B 3342 IG direbut paksa oleh pelaku yang berjumlah dua orang. Saya sempat nahan motor saya biar tidak diambil,” jelasnya.

Saat hendak melawan, ia mengaku ditebas pada bagian leher oleh pelaku dengan senjata tajam.

“Pas mau melawan, saya langsung diancam dan langsung ditebas pada leher, dan tangan kananpun kena senjata tajam. Tapi kalau tangan tidak terlalu seirus lukanya, kalau leher 10 jahitan,” terang MH.

BACA JUGA :  PC HMI Lampung Utara Gelar Aksi di Kantor DPRD, Ini Tuntutannya

Akibat kejadian tersebut, MH mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta. Kasus ini pun sudah dilaporkan ke pihak Polsek Gunung Putri.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Putri, Kompol Bayu Tri Nugraha mengaku sudah mendapatkan laporan pembegalan di Jalan Raya Ciangsana.

“Tadi sudah ada laporan tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Sedang ditindaklanjuti,” ucapnya.

Ia juga mengaku sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh anggota Reksrim Polsek Gunung Putri.

“Sudah olah TKP. Barang bukti pun sudah diamankan dan sejumlah warga sudah dimintai keterangan,” tukasnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Peristiwa