0

SUMEDANG, INDONEWS.COM | Hujan deras yang mengguyur kawasan Conggeang pada hari Kamis, 13 Maret 2025 sore hari mengakibatkan pergeseran tanah di Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang. Peristiwa ini menyebabkan jalan amblas sepanjang 60 meter di Blok Tanggulun dan jalan alternatif di Blok Ungkal sepanjang 22 meter.

Menurut surat pemberitahuan resmi dari Kepala Desa Ungkal yang ditujukan kepada Anggota Komisi II Fraksi Golkar, kejadian ini mengganggu mobilitas warga Desa Ungkal maupun Desa Cacaban. Tingkat kerusakan akibat pergeseran tanah ini dianggap cukup mengkhawatirkan.
Pemerintah Desa Ungkal telah menyampaikan informasi ini dan mengharapkan perhatian serta tindak lanjut terkait kejadian tersebut.

Menurut Kades Ungkal, Deden Sudinta longsor tersebut terjadi pada bahu jalan saat hujan deras terjadi. Bahkan tak hanya longsor, juga terjadi tanah amblas.

“Bahu jalan sebelah kiri menuju Desa Ungkal mengalami longsor sepanjang kurang dari 80 meter di blok Tanggulun 60 meter dan Blok Gubragnata 22 meter” ujarnya.

Dikatakan, di daerah tersebut mempunyai kontur tanah yang labil. Sehingga, sering terjadi pergerakan tanah.

BACA JUGA :  Kaukus Peduli Aceh: Sah Saja Jika Presiden Menunjuk Adli Abdullah Sebagai Pj Gubernur Aceh

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumedang dari Fraksi Golkar Yuslita Sumartini Bilqis atau yang akrab disapa Bunda Bilqis meminta Pemda Sumedang menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui anggota DPRD untuk memperbaiki jalan kabupaten tersebut. Sebab, jalan itu berstatus jalan kabupaten sehingga kewenangannya ada di Pemkab Sumedang.

“Kami meminta Pemkab Sumedang bersama stakeholder terkait turun tangan dan mengecek ke lokasi agar segera mendapatkan perhatian dan perbaikan,” ujarnya.

Sebab, kata Bunda Bilqis, jalan itu sebagai akses warga dan perekonomian masyarakat di Desa Ungkal. Sehingga, bila amblas atau longsor jelas mengganggu aktivitas masyarakat dan akses ke lahan pertanian dan ekonomi warga.

Bunda Bilqis pun mengapresiasi langkah Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang gercep dalam menindaklanjuti aspirasi dari anggota dewan. Terbukti, jalan Cacaban-Ujungjaya bisa diperbaiki. Bahkan jalan status kabupaten di beberapa dapil di Sumedang. Seperti Jalan Haurpapak-Surian, Pasir Ingkik, Jalan Sukasari-Genteng, dan penanganan banjir Cimanggung yang begitu cepat.

“Nah kami berharap, Pemkab Sumedang juga memperbaiki jalan kabupaten yang amblas karena bencana alam. Saya yakin dengan kepemimpinan Dony-Fajar semua jalan jalan yang rusak akan diperbaiki. Karena sejalan dengan instruksi presiden (inpres) No 2 tentang prioritas jalan dan program Gubernur Jabar dalam mempercepat prioritas pembangunan infrastruktur jalan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Fraksi Golkar DPRD Sumedang Dukung Penuh Pengajian Al-Hidayah

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan perbaikan 100% jalan di Jawa Barat pada tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas jalan di Jawa Barat.

Program prioritas perbaikan jalan, diantaranya, memperlebar jalan provinsi, menyelesaikan jembatan yang berpotensi rusak, membangun jembatan gantung, meningkatkan kualitas jalan dengan menggunakan bahan material yang lebih baik, meningkatkan kapasitas jalan, dan mengintegrasikan pembangunan jalan dengan fasilitas keamanan dan estetika. (*/)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Politik