SUMEDANG, INDONEWS.COM | Anggota DPRD Sumedang dari Fraksi Partai Golkar, Asep Kurnia dan Lady Puspita, turun langsung mendengarkan aspirasi masyarakat hingga ke daerah perbatasan Sumedang-Bandung dalam agenda reses masa persidangan 1 tahun 2024-2025.
Reses yang digelar di Madrasah Al-Hikmah, Kampung Lewiliang RW 08, Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung itu dihadiri sekitar 150 warga, Minggu 10 November 2024.
Akur (sapaan akrabnya) yang didampingi anggota Komisi II Lady Puspita, menyampaikan bahwa agenda reses menjadi kesempatan penting bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat di berbagai wilayah, termasuk kawasan terluar seperti Desa Sindulang.
“Masyarakat sangat antusias mengikuti temu warga ini. Kami sudah melaksanakan reses di tiga lokasi, yakni di Desa Cipacing Jatinangor, Desa Pasirnanjung, dan Sindulang Cimanggung. Setiap daerah punya isu yang berbeda, dan kami berkomitmen memperjuangkannya bersama anggota DPRD di dapil 5,” ujarnya.
Akur juga mensosialisasikan kebijakan pemerintah pusat, seperti PP 47/2024 tentang penghapusan utang bagi UMKM yang macet. “Kebijakan ini sangat ditunggu masyarakat. Ini adalah kebijakan pro-rakyat, jadi penting bagi anggota dewan untuk memahami dan mensosialisasikannya dengan baik,” tambahnya.
Selain itu, Akur menjelaskan beberapa isu utama yang muncul di setiap lokasi reses. Di Cipacing, perhatian tertuju pada kenaikan insentif kader dan perangkat desa melalui peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH).
“Fraksi Golkar sudah mengupayakan agar DBH naik 12%, sehingga insentif kader, RT, dan RW bisa ikut meningkat,” jelasnya.
Sementara di Pasirnanjung, isu pelepasan aset Perumahan Putrako menjadi sorotan karena mereka sudah 25 tahun menempati perumahan itu. Sedangkan di Sindulang, yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani, keluhan tentang distribusi pupuk dan kartu tani mendominasi.
“Presiden sudah meminta agar ketersediaan pupuk dipenuhi, pembeliannya dimudahkan, dan harganya tetap terjangkau. Percuma kalau harga terjangkau kalau pupuknya tidak ada. Ini yang akan kami kawal di parlemen,” tegas Asep.
Sementara itu, Lady Puspita menambahkan selain masalah pupuk subsidi dan infrastruktur jalan, warga Sindulang juga banyak warganya yang Kedapatan masih menempati rumah tidak layak huni. Untuk itu, dirinya bersama Fraksi Golkar siap memperjuangkan itu.
“Sesuai arahan ketua DPD Golkar juga bahwa Fraksi Golkar mewajibkan semua anggota dewan turun ke lapangan untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Doakan kami sehat, agar terus bisa bekerja keras untuk masyarakat,” pungkasnya.
Seperti diketahui dalam reses kali ini, Fraksi Partai Golkar membagikan makanan tambahan bagi ibu hamil dan Al-Qur’an untuk masyarakat. Sebanyak 150 warga hadir untuk menyampaikan berbagai keluh kesah dan harapan. (Imn)





























Comments