0

BIREUEN, INDONEWS | Pj. Bupati Bireuen Jalaluddin S.H., M.M., melakukan temu ramah bersama wartawan liputan Bireuen, di Gazebo Pendopo Bupati Minggu, (13/10).

Acara dihadiri juga Asisten 1 Setdakab Bireuen Mulyadi S.H., MM., Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan atau Prokopim Sekda Kabupaten Bireuen, Azmi bersama jajaranya.

Dalam temu ramah itu, Pj. Bupati Bireuen mengatakan, bahwa wartawan di Bireuen lebih tertib, lebih bersaudara dan akrab dibandingkan kabupaten lain di Propinsi Aceh.

Maka oleh karena itu, Pj. Bupati Bireuen mengharapkan segala yang diperbuat hendaknya dapat dipublikasikan agar masyarakat luas tahu.

“Kalau persolan ini tidak dilakukan, berarti sama dengan nol, apa yang disampaikan pada temu pers sore ini, seperti apa yang sudah saya katakan kepada semua SKPK sebelumnya,” kata Jalaluddin.

Jalaluddin menambahkan, jika wartawan itu adalah mitra, bila ada tulisan- tulisan jangan elergi dkarenakan itu merupakan penyampaian fakta di lapangan.

“Yang saya katakan kepada kepala dinas kemarin, wartawan ini membantu tugas pemerintah jadi jangan berangapan kalau wartawan itu adalah lawan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Jadi Narsum Polisi Menyapa Pro 1 RRI, Kapolres Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Ia juga berharap wartawan memandang pemerintah sebagai mitra. Seandainya ada penyimpangan dalam bertugas, sebaiknya diklarifikasi dulu agar tidak terjadi kesalahan dalam penulisan.

“Seandainya ada penyimpangan kinerja SKPK di lapangan, boleh dikonfirmasi pada Pj. Bupati secara langsung,” katanya.

Jalaluddin juga berpesan kepada kepala dinas untuk selalu menghargai wartawan karena wartawan yang mensukseskan kinerja pemerintah, di mana akan membuat transparansi informasi publik.

Jalaluddin mengaku paling senang dekat bersama wartawan, namun ada beberapa pejabat yang menghindari wartawan.

“Hal ini tidak bisa kita pungkiri dikarenakan timbulnya rasa ketakutan untuk ditulis sebenarnya. Dengan adanya wartawan, persoalan di lapangan yang belum diketahui Pj Bupati bisa cepat tahu secara akurat. Kemudian penulisan wartawan pun harus dihargai, tidak semua kita pandai untuk merangkai kata- kata seperti mereka,” jelasnya.

Jalaluddin menyatakan, wartawan bagian keberhasilan program-program pemerintah khususnya Kabupaten Bireuen.

“Tolong jaga hubungan baik dengan wartawan, duduk bersama dikarenakan wartawan sendiri tidak menuntut apa-apa,” ujarnya.

Jalaluddin mengucapkan terima kasih kepada semua wartawan yang sudah mensukseskan HUT Kabupaten Bireuen ke-25 tahun dengan berbagai tulisan-tulisan berbagai media cetak, online maupun televisi.

BACA JUGA :  Ipul Pedank Laut, Pemuda Asli Bireuen Resmi Maju Calon Ketua KNPI

Pj. Bupati Bireuen menyambut baik berbagai pertayaan dari wartawan di acara temu-ramah, di antaranya menyangkut kurangnya penertiban terhadap kios liar di pusat Kota Bireuen yang saat ini terus marak terjadi di tempat-tempat tidak boleh berjualan.

Kemudian menyangkut Peraturan Bupati yang dinilai kurang memihak kepada wartawan, dan berbagai persoalan lainnya.

Namun Pj. Bupati Bireuen menyahutinya dengan sikap tenang.

“Insha Allah semua persoalan itu sebagai masukkan dan akan dipelajari lebih lanjut,” katanya.

Kepada Asisten 1, Jalaluddin juga memerintahkan untuk pertayakan ke KIP dan Panwaslih serta lembaga lainnya yang terlibat pilkada untuk melakukan konferensi Pers dengan wartawan liputan Bireuen. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.