0

BOGOR, INDONEWS | Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Kabupaten Bogor, Dr. Nina Nurmasari, S.Pd., M.Pd menyikapi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) para guru di Kabupaten Bogor, baru-baru ini.

Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/8), Nina menyebutkan bimtek dinilai penting dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, ia mengingatkan agar waktu dan pelaksanaan bimtek tidak menganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

“Secara umum bimtek itu harus benar-benar manfaat bagi pendidik, karena sebenarnya bimtek ini mencerminkan komitmen serius dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi guru yang berperan penting dalam penyelenggaraan pendidikan,” ungkap Nina.

Nina pun berpesan agar bimtek menghasilkan perubahan yang nyata dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta yang dapat diimplementasikan dalam lingkungan sekolah.

“Meski begitu, penyelenggara bimtek harus tepat dalam memilih waktu menyelenggarakan bimtek, jangan ganggu KBM. Makanya saya minta besok sekolah tidak libur, anak-anak masuk sekolah, karena ini juga sangat penting,” ujarnya.

Nina menegaskan, segala sesuatu kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan, termasuk bimtek yang jika mengganggu aktivitas di sekolah, akan menjadi evaluasi Disdik Bogor.

BACA JUGA :  Pejabat Disdik Kabupaten Bogor Sulit Ditemui

“Jadi semua kegiatan perangkat pendidikan, K3S, para guru atau kepala sekolah dan lainnya itu harus sesuai aturan, jangan seenaknya apalagi sampai mengganggu kegiatan belajar anak-anak atau siswa,” papar Nina.

Menurut Nina, jika pun ada kegiatan yang harus dilakukan semisal bimtek, ia mengimbau guru dan kepala sekolah mengatur siasat seperti dilakukan secara bergantian sehingga tidak menganggu KBM di sekolah.

“Pada prinsipnya disdik selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif di sekolah. Apalagi saat ini pendidikan di Indonesia menjadi fokus utama dalam upaya menciptakan masyarakat yang cerdas, produktif, dan inklusif. Sehingga perangkat pendidikan pun harus siap menghadapi tantangan besar,” papar dia, menandaskan. (Nurman/Vina)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor