BEKASI, INDONEWS – Di era tahun 1990 an, siapa yang tidak kenal dengan sejumlah band rock papan atas seperti Heavy Metal, Rotor, Elpamas, Voodoo, Boomerang, Jamrud, U’Camp, Grass Rock lainnya.
Ternyata mereka belum “habis” dan masih mampu memberikan performa terbaiknya sekaligus memukau para penonton lewat lagu-lagu hits yang dibawakan masing-masing band, pada perayaan 4 tahun ACC Studio sekaligus konser mini band rock 90 an, di Teras 124 Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi, Sabtu(28/10/2023).
Mereka sempat berjaya meramaikan blantika musik tanah air, sampai akhirnya perlahan vakum. Sementara di blnatika musik rock, belakangan hanya segelintir band saja yang masih eksis, di antaranya U’Camp, Grass Rock, dan Lawang Pitu.
Lawang Pitu digawangi musisi gaek seperti Trison Manurung (ROXX) sebagai vocal, Asisi Basuki: Bass, Tony, Monot (ROXX): Bass, Sadtriyo: Gitar Rhythm, Jibone: Lead Gitar, Arif: Drum.
Bangkitnya kembali Lawang Pitu dan sejumlah band rock legendaris itu tidak lepas dari tekad dan mimpi besar Asisi Basuki (Owner ACC Studio) bersama sang Brother Anton (Owner Telaga Putri).
Pasalnya, Asisi menyadari beberapa puluh tahun terakhir, musik rock di Indonesia kondisinya tengah menurun bahkan tenggelam. Karena itu, ia bersama band Lawang Pitu yang ber-genre Heavy Metal ingin menghidupkan kembali suasana metal dengan lirik-lirik kekinian.
Asisi bertekad untuk mengangkat kembali kejayaan lagu-lagu rock yang sempat populer era 80 dan 90 an bersama para musisi rock yang masih eksis saat ini seperti personel U’Camp Rudi: Vocal, Iram: Gitar, Ojie: Bass, Jecko: Drum.
Serta mengajak juga personel Band Grass Rock, yakni Hans: Vocal, Zondy: Bass, Edy Kemput: Gitar dan Denny Irenk: Keyboard.
Lagu rock berjudul “Bayangan”, “Senyum Mu”, “Anak Rembulan”, dan “Peterson” merupakan lagu-lagu yang pernah hits pada zamannya yang dipopulerkan oleh Band U’Camp dan Grass Rock
“Saya dari ACC Studio ingin membangkitkan kembali musik rock tahun 90 an,” kata Asisi Basuki disela perayaan 4 tahun ACC Studio.
Asisi mengakui bahwa era 90 an merupakan masa emas para rocker, ditandai dengan banyaknya bermunculan band-band rock di tanah air. Ia pun ingin rock kembali berjaya.
Keinginan membangkitkan kembali kejayaan musik rock mendapat dukungan penuh dari kakaknya, yakni Anton, seorang pengusaha terkenal di Lampung.
“ACC Studio mendapatkan sponsor utama malam ini, yaitu dari Telaga Putri. Ada pak Anton, direktur dari Telaga Putri (Taman Wisata Air) dan pak Kahar pemilik Teras 124,” pungkasnya.
Rico Murry dan Rere turut mensupport dan meriahkan ulang tahun ke-4 ACC Studio.
Sementara Direktur Telaga Putri, Anton berjanji akan selalu mensupport dan mensponsori apa yang dilakukan ACC Studio dalam membangkitkan kembali lagu-lagu legendaris khususnya rock di tanah air.
“Ini kali keempat saya mensponsori ACC Studio. Terus terang kami sangat care dengan para pemusik apapun aliran dan genrenya terutama rock yang luar biasa, tempatnya bisa digunakan oleh para musisi daerah dan luar juga anak muda yang ingin mengembangkan keterampilan musiknya,” katanya.
Ia mengatakan, pada setiap hari libur biasanya tampil band lokal. Sementara untuk lebaran dan tahun baru, ia ambil dari luar Lampung.
“Dan menandai ulang tahunnya yang keempat, pada 28 Oktober ini, ACC Studio bekerja sama dengan Telaga Putri dan Teras 124 menggelar konser mini tiga band rock yakni U’Camp, Grass Rock dan Lawang Pitu,” tandasnya. (Supri)




























Comments