0

BOGOR, INDONEWS – Sampah sudah menjadi permasalahan nasional, tidak terkecuali di wilayah Propinsi Jawa Barat. Tercatat, timbulan sampah di Jawa Barat sebesar 1,07 juta ton pada tahun 2021.

Tingginya volume sampah yang dihasilkan, sehingga kapasitas TPA resmi tidak memadai dan akhirnya terjadi pembuangan sampah di TPA liar.

Dalam rangka mendukung, kebijakan dan stategi nasional pengelolaan sampah, yang tertuang pada Peraturan Presiden nomor 97 tahun 2017, telah menargetkan pada tahun 2025 akan datang bahwa sampah disumber wajib dikelola 100%, dan masyarakat melakukan pilah sampah di sumber 100% dengan target pengurangan sampah sebesar 70%.

Terkait hal ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Trisakti yang terdiri dari Pramiati P. ST., MT., Dr. Ir. Ratnaningsih MT dan Dra. Hartini, MM bekerja sama dengan bank sampah cantik RW 20 Desa Ciangsana dengan tema PKM Bank Sampah Cantik melalui Aksi Jemput Bola dan Pemanfaatan Teknologi Digital dalam mendukung Circular Economy di RW 20 Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Soal Tuntutan Mahasiswa, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Belum Bisa Jawab

“Kegiatan ini mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan sanitasi yang layak dengan mengelola sampah dari sumber dan meningkatkan kemampuan bank sampah cantik dalam mendukung circular economy,” ujar Pramiati, kepada wartawan Media-Indonews, Kamis (7/9/2023).

Libatkan Mahasiswa

Ia menuturkan, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa secara aktif, mulai dari persiapan, penyiapan materi, sampai pendampingan, sebagai bentuk dari MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka).

“Kegiatan meliputi penyuluhan dan pelatihan di kelas dan praktek pengelolaan sampah skala RW, pilah sampah dari rumah, pengenalan aplikasi digital dalam pemilahan dan pengumpulan sampah serta pemanfaatan sampah organic sebagai pakan maggot,” terangnya.

Pramiati selaku ketua tim juga menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung mulai hari Sabtu 2 September sampai 7 Spetember 2023, peserta yang telibat adalah perwakilan dari setiap RT, pengurus KWT, pengurus Bank Sampah, dan pengurus KRL serta pengurus PKK.

“Agar kegiatan terus berlanjut, maka kegiatan pendampingan akan terus belangsung. Selain penyuluhan, pelatihan dan praktek lapang, pada kegiatan ini bank sampah telah difasilitasi dengan percontohan wadah sampah terpilah, jumbo bag untuk pengumpul sampah agar dapat mengangkut sampah dalam kondisi terpilah, dan fasilitas pengolahan sampah organic dapur sebagai pakan maggot,” terang Pramiati.

BACA JUGA :  Ketua K3S Jasinga: K3S Harus Lebih Solid dan Bersinergi

Masih kata Pramiati bahwa sampah yang sudah terpilah akan dikumpulkan oleh tukang sampah dalam kondisi terpilah menggunakan jumbo bag, dan dikirim ke Teaching Factory Waste to Value Trisakti, di Kampus Nagrak Universitas Trisakti, yang memiliki fasiliatas pengolahan sampah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel) dan Budidaya Maggot.

“Dengan melakukan pengelolaan sampah secara terpadu dan dipilah dari sumber, pengelolaan sampah dilakukan secara kawasan (sistem zonasi) diharapkan dapat mengurangi sampah dari sumber dan biaya pengelolaan sampah dapat lebih murah, tidak perlu transportasi yang jauh,” paparnya.

Pramiati menambahkan, selain pengolahan sampah menjadi produk bermanfaat, kegiatan ini juga dapat mendorong sircular economi (sirkulasi ekonomi) bagi masyarakat setempat.

“Dengan digunakannya aplikasi digital dalam pemilahan sampah dari sumber  dan pengumpulan, akan membantu pengelolaan sampah lebih effisien, tercatat secara real time, dan memudahkan mengelolaan sampah selanjutnya,” tukasnya.

Untuk diketahui kegiatan ini didanai oleh Program  Hibah Pendanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun Anggaran 2023, Nomor SP DIPA- Nomor SP DIPA-023.17.1.690523/2023 revisi ke-4 Tanggal 31 Maret 2023 dan berdasarkan. Kontrak antara Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III (LLDIKTI WILAYAH III) dengan Universitas Trisakti Nomor 1847/LL3/AL.04/2023 Tanggal 9 Agustus 2023. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor