BOGOR, INDONEWS – Diklat Kebangsaan dan Dakwah Digital di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan Lenteng Agung Jakarta diikuti ratusan para Dai Bamusi utusan dari Jabodetabek, Sabtu, 15 April 2023.
Pada gelaran diklat tersebut, delegasi dai dari Bamusi PDI Perjuangan Kabupaten Bogor dipimpin oleh H. Agus Riadi-Ketua PC Bamusi Kabupaten Bogor.
Peserta tiap daerah diwakili 5 orang dan dibekali dengan surat tugas yang ditandatangani pimpinan Ketua DPD atau Ketua DPC PDI Perjuangan provinsi atau kabupaten/kota.
Menurut Agus, ini kesempatan menuntut ilmu yang tidak ada bandingnya. Pasalnya, digelar di bulan mulia, akhir Romadhon 1444 H. Ada dalam gapitan momen paling mustajabah.

“Pelatihan Kebangsaan dan Dakwah digital Bamusi dan Badan Diklat PDI Perjuangan Pusat saat ini adalah pada saat momen yang langka. Sedang berpuasa Romadhon akhir, menuntut ilmu, penguatan nilai-nilai Kebangsaan dan pembekalan dakwah digital untuk menebar Islam rahmah,” tutur H. Agus Riadi-Ketua PC Baitul Muslimin Indonesia Kabupaten Bogor.
Sederet pemateri bertaraf Internasional dan Nasional pelaku utama di bidangnya dihadirkan oleh Panitia diklat. Baik dari kalangan eksekutif dan Legislatif, profesional jurnalistik, fungsionaris Partai dan penggerak Islam rahmah. Diantaranya, Dr. Ahmad Basarah ( Wakil Ketua MPR RI/ Wakil Ketua Lakspesdam PBNU/ Ketua DPP PDI Perjuangan); Prof. Rokhmin Dahuri (Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan/Ketua DPP PDI Perjuangan).
Djarot Saiful Hidayat (Mantan plt Gubernur DKI Jakarta/Ketua DPP PDI Perjuangan) dan tentunya Prof. Hamka Haq – Ketua Umum Bamusi/ Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keagamaan dan Kebudayaan dengan partnernya Bapak Mardiyatmo – Ketua Badiklat Pusat DPP PDI Perjuangan.
“Yang menarik dalam diklat Bamusi tersebut adalah memadukan metodologi kelas dan praktek serta contoh keteladanan riil. Ini memadukan kekuatan unsur dalam berjamiyyah. Bukan hanya sekumpulan jamaah yang sedang mengikuti pelatihan,” jelas Agus.
“Betul-betul ditegakkan sholat berjamaah selama pelatihan. Diberlakukan kedisiplinan, perilaku sopan dan menghormati antar sesama. Interaksi komunikasi dua arah. Pembimbingan penggunaan gadget untuk membuat konten-konten dakwah islam rahmah untuk mengkonter guyuran konten-konten dakwah radikal maupun berita hoax di jagat maya,” sambungnya.
Salutnya, panitia juga memberkan oleh-oleh atau yang lazim dikenal “berkat” untuk keluarga peserta diklat di rumah.
“Berkat adalah warisan budaya tetua kita yang mengandung makna bahwa kebahagian juga harus dinikmati oleh orang-orang di sekitar kita,” jelasnya.
“Wah, asyik juga nih. Dapat ilmu dan dapat berkat. Semoga keluarga besar dan simpatisan PDI Perjuangan berada dalam keberkahanNya,” pungkasnya. (Jay)





























Comments