0

BOGOR, INDONEWS — Kepala Desa terpilih hasil pemilihan kepala desa antar waktu di Kecamatan Ciawi resmi dilantik Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan, di aula kantor Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (30/3/2023).

Berdasarkan informasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bogor, Kepala Desa Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi, Dedi ditetapkan sebagai kades antar waktu masa bakti 2023-2025.

Iwan Setiawan meminta kepada Kades Jambuluwuk yang baru dilantik untuk senantiasa melaksanakan tugas dengan amanah, sesuai undang-undang dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melayani masyarakat dengan baik.

“Saya minta kepada pak kades yang baru dilantik untuk senantiasa menegakkan demokrasi, melaksanakan semua tugas sesuai undang-undang, amanah, dan menjaga kesatuan NKRI dengan kuat,” pesan Iwan.

Selain itu, Iwan mengingatkan kepada Kades Jambuluwuk antar waktu untuk senantiasa menjaga kondusifitas lingkungan masyarakat. Pasalnya, tahun ini telah memasuki tahun demokrasi, atau menjelang Pemilu 2024.

“Kita ketahui bersama bahwa tahun ini adalah tahun demokrasi, ada pileg dan pilpres. Maka kades harus bisa menjaga kondusifitas masyarakat,” pintanya.

BACA JUGA :  e-Mas dan UIB UQI Bantu DKM dalam Manajerial Masjid

Iwan mengucapkan selamat kepada Dedi yang resmi menjabat Kepala Desa Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi.

Iwan pun kembali menekankan agar Dedi melaksanakan tugas dan menjalankan pemerintahan desa dengan baik, memberdayakan, membangun serta membina masyarakat agar semakin maju mandiri dan sejahtera.

“Terima kasih kepada Pejabat Kades, BPD, Panitia Pemilihan, Forkopimcam dan semua pihak yang terlibat dalam Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Pada Tanggal 26 Februari 2023, sehingga berjalan sukses, aman dan lancar, dengan tingkat partisipasi 100%,” jelasnya.

Ia juga meminta agar kades dapat melakukan percepatan pengentasan kemiskinan melalui rehab rumah tidak layak huni, kemudian pengentasan stunting melalui penyediaan sanitasi yang baik, serta mengoptimalkan peningkatan infrastruktur melalui program Samisade.

“Kemudian, kades terpilih harus aktif melakukan inovatif dalam membangun desa. Aktif memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan camat, BPD dan PKK desa. Kades juga harus terbuka dan responsif terhadap keluhan aspirasi warga, serta aktif manfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pelayananan kepada masyarakat,” tandas Iwan. (Adv)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Adventorial