Lurah Cibaduyut Pertahankan Popularitas Pengrajin Sepatu Kulit Lebih Berkualitas
BANDUNG, INDONEWS – Nama Cibaduyut yang ada di Kota Kembang Bandung, merupakan salah daerah penghasil dan pengerajin berbagai macam jenis sepatu kulit.
Hampir semua wilayah, bahkan hingga ke mancanegara pun sudah mengenal bahwa Cibaduyut terkenal dengan sepatunya.
Namun dibalik semua itu, masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami bahkan belum mengetahui historis secara hakiki, asal usul Cibaduyut.

Kantor Kelurahan Cibaduyut, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung
Asal mula atau asbabul nujul Cibaduyut diambil dari “Ci” berarti air. Sedangkan “Baduyut” artinya adalah sebangsa tumbuhan air yang merambat, setara dengan semangka dan sebangsanya.
Hal tersebut sebagaimana diutarakan Lurah Cibaduyut, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Gatot Prakasa S. Sos., saat dikonfirmasi Media-Indonews.com di ruang kerjanya, Kamis (2/2/2023).
Pihaknya dengan sebuah niat akan segera melakukan edukasi dan sosialisasi kepada Pemerintah Kota Bandung dalam menindaklanjuti perkembangan dan maraknya kerajinan sepatu kulit, khususnya warga Kelurahan Cibaduyut dipulihkan kembali sebagai “Cibaduyut Kawasan Wisata Kriya”.
“Mudah-mudahan di awal Maret 2023 mendatang sudah ada kepastian. Dan hari ini merupakan persiapan yang sudah dirapatkan dengan pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung,” kata Gatot.
Selain itu, ia juga telah melakukan komunikasi dengan pihak kecamatan. Ada sebanyak 8 kelurahan se Kota Bandung yang sudah memasuki dan layak sebagai kelurahan wisata industri, termasuk Kelurahan Cibaduyut.
Pertemuan tersebut, tambah Gatot, hanya untuk menentukan titik-titik atau wilayah yang ditunjuk dan jadikan sebagai kawasan industri (kawasan wisata kriya). Rencananya di lingkungan RW 01.
“Kami berharap dengan adanya program tersebut mendapat dukungan berbagai pihak karena untuk meningkatkan taraf hidup, serta mendorong perkembangan perekonomian menuju terwujudnya masyarakat yang berpotensi dan berkarya, serta mandiri. Semoga impian tersebut menjadi sebuah kenyataan,” urainya.
Menurutnya, sepatu Cibaduyut menjadi sasaran dan pilihan masyarakat banyak, bahkan hingga ke tingkat internasional, khususnya para penggemar dan pecinta fashion.
Ia juga menyinggung terkait patung sepatu sebagai lambang kebanggaan Cibaduyut yang saat ini masih dalam proses karena ada pembangunan jembatan layang (fly over), membuat para wisatawan dan tamu yang mau berkunjung ke Cibaduyut merasa kebingungan. Bahkan masyarakat Cibaduyut sekitarnya mempertanyakannya.
“Semoga dengan silsilah seperti ini, tugu patung sepatu Cibaduyut bisa lebih bagus dan segera direalisasikan, karena itu sebuah ciri khas masyarakat Bandung, terutama warga Cibaduyut,” pungkasnya. (A. Rochim S/Yani Sumiati)




























Comments