0

BOGOR, INDONEWS – Musim masih melanda kawasan Bogor dan sekitarnya. Hal ini membuat sejumlah sekolah di Kecamatan Tamansari mengubah metode kegiatan belajar mengajar (KBM).

Seperti SDN Gadog 1 dan Tamansari, Kabupaten Bogor. Selama cuaca ekstrem sekolah akan menerapkan dua metode KBM. Yakni KBM lebih singkat hingga KBM melalui daring.

Kepala SDN Gadog 1, Dudu Kurniadi memaparkan, sekolah mengutamakan keselamatan peserta didik dan para pengajar. Sehingga pelaksanaan KBM disesuikan dengan cuaca.

“Kita lihat satu jam sebelum pembelajaran, kalau cuaca kurang mendukung, kita pulangkan lebih cepat. Juga jika hujan mengguyur sejak malam, maka pembelajaran dilakukan secara daring,” katanya, kepada Media-Indonews.com,  Rabu (19/10/2022).

Lebih lanjut Kurniadi menjelaskan, ketika cuaca ekstrim, mislanya hujan turun dari malam hingga pagi hari, tidak menutup kemungkinan untuk meliburkan sekolah.

“Pembelajaran secara daring atau diliburkan demi keselamatan peserta didik juga tenaga pengajar,” paparnya.

Ia menambahkan, hal tersebut sudah dilakukan tahun sebelumnya. Saat cuaca ekstrim melanda Bogor, maka kebijakan tersebut diambil. Tentunya dengan melaporkan ke Disdik Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  BOSP SMPN 1 Abung Semuli: Anggaran Dirampok, Keselamatan Siswa Dikorbankan

“Ini sudah kami lakukan di tahun tahun sebelumnya,” tandasnya. (Bintono)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor