0

BOGOR, INDONEWS – Dalam rangka memperingati HUT RI ke 77, Pemerintah Kecamatan Gunung Putri melaksanakan upacara pengibaran bendera Merah Putih di halaman Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, Rabu (17/8/2022).

Pengibaran bendera merah putih dihadiri seluruh Forkompincam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Gunung Putri, di antaranya Camat Gunung Putri, Sekcam Gunung Putri, Kapolsek Gunung Putri, Danramil Gunung Putri, KNPI dan tamu undangan lainnya.

Ketua Lintas Ormas Kecamatan Gunung Putri, Usman Jabir

Namun sangat disesalkan kegiatan yang seharusnya melibatkan seluruh element masyarakat ini dinilai aneh dan terkesan tertutup. Hal ini disampaikan Ketua Lintas Ormas Kecamatan Gunung Putri, Usman Jabir yang merasa kecewa dengan hal itu.

“Saya sebagai Ketua PAC BPPKB Banten sekaligus Ketua Lintas Ormas di Kecamatan Gunung Putri, jujur kecewa dan sedih. Pasalnya kami tidak diundang dalam peringatan HUT RI ke 77 kemarin,” sesalnya.

“Saya tidak tahu kenapa, karena sebelumnya ormas pasti diundang untuk hadir dalam acara yang diperingati setahun sekali itu,” tanyanya, Jumat (19/8/2022).

“Padahal saya beserta ketua ormas yang ada di Kecamatan Gunung Putri sudah mempersiapkan diri untuk bisa ikut dalam upacara tersebut. Namun saat sehari sebelum hari H diundangan yang kami ketahui tidak ada nama ormas kami ataupun nama ketua ormas yang ada di Kecamatan Gunung Putri,” masih kata Daeng Jabir, sapaan akrabnya.

BACA JUGA :  Pedogeng Kak Ebi dan Kak Wahyuri Meriahkan Peringatan Maulid Nabi di SDN Sukaluyu 1

Jabir mengaku para anggota dan ketua ormas sempat mempertanyakan pada dirinya selaku ketua lintas ormas. Ia pun mengaku bingung untuk menjawabnya.

Agar tidak menjadi polemik di internal sekber terkait tidak diundangnya dalam kegiatan itu, Jabir mengimbau kepada anggotanya agar menyikapi semua dengan prasangka baik dan mengarahkan mereka untuk tetap mensyukuri Hari Kemerdekaan ini dengan cara berdoa untuk para pejuang yang gugur dalam pertempuran.

“Kami ormas, adalah mitra kerja pemerintahah. Tentunya lintas ormas merasa kecewa karena tidak dilibatkan dalam hajat besar penyelenggaraan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang seyogyanya melibatkan seluruh pihak dan organisasi seperti di kecamatan lain,” ujarnya.

“Tentunya langkah kedepan pun kami akan diskusikan kembali kepada seluruh ketua ormas untuk merubah arah pengawasan dari mitra strategis pemerintahan menjadi mitra kritis pemerintahan Kecamatan Gunung Putri. Hasil nanti kami sampaikan setelah selesai rapat dengan para ketua ormas berikut jajaran KNPI Kecamatan Gunung Putri,” tuturnya.

“Kami ormas di Kecamatan Gunung Putri sudah selalu berusaha untuk selalu bisa bersinergi dengan Muspika dan seluruh lapisan masyarakat dan selalu mengambil peran untuk bisa membantu TNI/Polri, Muspida/Muspika untuk bisa membantu memberi rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat khususnya Kecamatan Gunung Putri,” tuturnya.

BACA JUGA :  Miris, Bendera Merah Putih Diduga Terabaikan di KUA Caringin

“Saya selaku ketua lintas ormas Kecamatan Gunung Putri bersama seluruh jajaran ormas yang ada, meminta agar pihak Kecamatan Gunung Putri bisa memberi penjelasan atau penyebab kenapa ormas tidak diundang, sementara kami melihat di kecamatan lain begitu ramai dengan warna warni pakaian yang hadir mengikuti upacara. Warna warni pakaian dan itu adalah bukti kebhinekaan yang bersatu,” tambahnya.

Senada, Angga Dado, Sekretaris Lintas Ormas juga mengaku kecewa mengingat kecamatan lain di Kabupaten Bogor sangat meriah dengan mengundang beberapa ormas.

“Ini momentum yang diperingati 1 tahun sekali, apalagi ini acara HUT Republik Indonesia, siapapun wajib mengikuti Upacara Pengibaran Bendera Sangsaka Merah Putih,” ujarnya.

“Selaku Sekretaris Ormas Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Gunung Putri dan juga sekaligus sekretaris (SEKBER) Sekretariat Bersama Lintas Ormas untuk kedepan kami meminta Pemerintah Kecamatan Gunung Putri mengakui bahwa kami adalah organisasi masyarakat, sebagai sosial kontrol masyarakat yang harus dilibatman dalam kegiatan apapun,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Ketua KNPI Kecamatan Gunung Putri, Fadliansyah menanggapi hal ini.

BACA JUGA :  Dinas Sosial Kabupaten Bogor Sukses Laksanakan Kegiatan Hingga Triwulan III

“Mungkin kalau terkait undangan kemarin saya kurang paham ya, kenapa ormas nggak diundang. Cuma memang salah satu staf kecamatan sebelumnya ngasih undangan memberi kabar ke saya bahwa masih dalam situasi Pandemi Covid-19 jadi masih dibatasi,” jelasnya.

“Nah dalam undang tersebut memang saya tidak melihat adanya ormas yang diundang,” tegasnya.

“Memang tahun ini ormas tidak diundang, biasanya ormas selalu diundang, dan juga tahun ini juga saya rasakan dalam penyelengaraan HUT RI di Kecamatan Gunung Putri saja yang biasa-biasa. Di kecamatan lain ternyata lebih meriah, dan saya kaget,” ujarnya.

Sementara Sekcam Gunung Putri, Wawan S saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, tidak menjawab. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor