SUMEDANG, INDONEWS | Pengajian rutin DPD Al Hidayah Kabupaten Sumedang di Islamic Center Sumedang, Kamis (13/8/2026), menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi. Ribuan jemaah menghadiri kegiatan yang dirangkaikan dengan pembagian kartu tanda anggota (KTA), uang pembinaan, piala bergilir, dan penyematan atribut Al Hidayah.
Ketua DPD Al Hidayah Kabupaten Sumedang, Hj. Yuslita Sumartini Bilqis, SM, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan pemahaman keagamaan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan.
“Kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan secara rutin. Kami ingin Al Hidayah menjadi ruang yang mempererat ukhuwah, meningkatkan pemahaman keagamaan, sekaligus membangun kepedulian sosial dan kebersamaan,” ujar Bunda Bilqis sapaan akrabnya.
Dalam kegiatan itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, H. Sidik Jafar, menyerahkan KTA Al Hidayah secara simbolis kepada perwakilan anggota. Pembagian KTA tersebut menjadi bagian dari penguatan kelembagaan dan keanggotaan Al Hidayah di Kabupaten Sumedang.
Apresiasi juga diberikan kepada kecamatan dengan jumlah jemaah terbanyak. Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Dapil VIII sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, menyerahkan uang pembinaan dan piala bergilir kepada para pemenang.
Juara pertama memperoleh uang pembinaan Rp 7,5 juta, juara kedua Rp 5 juta, dan juara ketiga Rp 2,5 juta. Selain itu, Daniel membagikan sekitar 7.200 payung dan tumbler sebagai bingkisan kepada para jemaah.
Penghormatan juga diberikan kepada para pini sepuh Al Hidayah. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Sumedang, Majalengka, dan Subang, H. Yomanius Untung, S.Pd., M.M., memberikan uang pembinaan kepada para tokoh senior dan perintis organisasi tersebut.

Sementara itu, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Dapil 3 yang meliputi Sumedang, Majalengka, dan Subang, Galih Dimuntur Kartasasmita, memberikan uang pembinaan serta menyematkan atribut Al Hidayah secara simbolis kepada perwakilan dari 26 kecamatan se-Kabupaten Sumedang.
Menurut Yuslita, rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Al Hidayah tidak hanya menjadi wadah pengajian. Organisasi juga diarahkan menjadi ruang untuk memperkuat kaderisasi, kebersamaan, penghormatan terhadap para senior, serta memberikan ruang bagi generasi muda.
“Generasi muda harus diberikan kesempatan untuk belajar, tampil, berorganisasi dan mengambil peran. Kami berharap mereka tetap memegang nilai-nilai keislaman sekaligus memiliki semangat kebangsaan,” katanya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Yuslita berharap momentum tersebut menjadi energi bagi Al Hidayah untuk terus memperkuat peran sosial-keagamaan dan hadir di tengah masyarakat Kabupaten Sumedang. (imn/rls)





























Comments