0

BEKASI, INDONEWS Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Zona IV Bantargebang, Kota Bekasi mengalami longsor.

Sebelumnya, terlihat TPST ini seperti gunung sehingga sampah tersebut menjadi material longsor. Dalam peristiwa itu, beberapa armada pengangkut sampah tertimbun.

Warga sekitar mengatakan, longsor terjadi sekira pukul 9.00 WIB pagi. Ia pun mengaku kaget saat mendengar gemuruh seperti bebatuan.

“Saya dan para tetangga keluar rumah ingin mengetahui asal suara gemuruh tersebut. Kami terkejut setelah melihat beko dalam keadaan terguling, mobil-mobil yang akan membuang sampah tidak terlihat lagi karena tertimbun sampah,” terang warga.

Menurutnya, longsor di TPST Zona IV bukan kali ini saja. Insiden serupa juga terjadi pada 31 Desember 2025.

TPST Bantargebang selama bertahun-tahun menjadi pelimpahan oleh Pemda DKI Jakarta. Lahan TPST kurang lebih 104,7 hektar dan beroperasi sejak tahun 1989, sehingga menjadi TPST terbesar di Indonesia.

Pemulung warga sekitar dan para pendatang di Bantargebang jumlahnya mencapai 8.000 pemulung. Mereka menggantungkan hidupnya dengan cara memungut barang bekas yang bisa dikomersilkan. (Supri)

BACA JUGA :  Penerimaan Pekerja Didominasi Lewat Calo, Warga Gruduk PT. Simone ACC

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bekasi