0

Warga Titip Harapan untuk Kepemimpinan Bersih dan Merakyat

BIREUEN, INDONEWS | Pesta demokrasi tingkat desa di Gampong Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, berlangsung aman dan penuh semangat pada Sabtu, 3 Mei 2025.

Sebanyak 606 dari total 796 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) menyalurkan hak suara mereka dalam Pemilihan Keuchik Secara Langsung (Pilciksung).

Pemungutan suara yang digelar di halaman Meunasah Arongan sejak pukul 08.00 WIB ini mempertemukan dua calon keuchik, yakni Syahmir Aiyub (nomor urut 01) dan Fahmi Nurdin (nomor urut 02).

Proses pemilihan berlangsung tertib dan kondusif di bawah pengawasan panitia dan aparat keamanan.

Ketua Panitia Pemilihan Keuchik (P2K), Afrizal, menyebutkan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi.

“Penghitungan suara dimulai tepat pukul 14.00 WIB, disaksikan unsur Muspika Simpang Mamplam, termasuk Sekcam, Posramil, dan Pospol,” ujarnya.

Hasil penghitungan menunjukkan kemenangan telak untuk Syahmir Aiyub yang mengantongi 406 suara. Sementara itu, Fahmi Nurdin memperoleh 127 suara, dan suara tidak sah tercatat sebanyak 73 lembar.

BACA JUGA :  Camat Pondok Gede Lantik dan Serahkan SK Ketua RW Terpilih

Atmosfer damai dan kekeluargaan dalam Pilciksung ini turut diapresiasi Bhabinkamtibmas Gampong Arongan, Aipda Fahmi. Ia mengapresiasi kerja keras panitia dan partisipasi aktif warga.

Warga setempat, Zulfahmi Ali, menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan Pilciksung yang dinilainya profesional dan jujur.

“Kami berharap keuchik terpilih benar-benar menjalankan amanah, mengedepankan transparansi, serta menjauhkan diri dari penyalahgunaan wewenang,” ujarnya.

Harapan serupa disampaikan tokoh agama setempat, Abati Syakya, yang mendorong agar kepemimpinan baru merangkul seluruh elemen masyarakat dan memajukan desa baik dari sisi keagamaan maupun sosial.

Dengan hasil ini, Syahmir Aiyub resmi ditetapkan sebagai Keuchik Gampong Arongan untuk masa jabatan 2025-2031.

Warga kini menantikan hadirnya pemimpin baru yang tidak hanya hadir secara administratif, tapi juga menyatu dalam denyut kehidupan masyarakatnya. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Wajah Desa