0

SUMEDANG, INDONEWS | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Pamulihan menggelar kegiatan Silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah di Aula Desa Haurngombong, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan serta solidaritas para pendidik di wilayah tersebut.

Kepala Desa Haurngombong, Dadang S.Pd., dalam sambutannya mengaku terharu atas kehadiran keluarga besar PGRI di tengah masyarakat dalam upaya memajukan dunia pendidikan, khususnya di Kecamatan Pamulihan. Ia bahkan mengaku merasakan kebanggaan tersendiri ketika mendengar Mars PGRI, mengingat dirinya pernah berprofesi sebagai guru olahraga setelah menempuh pendidikan di Sekolah Guru Olahraga (SGO).

“Saya sangat terharu ketika mendengar Mars PGRI. Saya sendiri berangkat dari seorang guru olahraga dan pernah menjadi bagian dari PGRI Kecamatan Pamulihan,” ujarnya.

Sebelum menjabat sebagai Kepala Desa Haurngombong, Dadang tercatat sebagai anggota PGRI Kecamatan Pamulihan dan terakhir menjabat sebagai Kepala SDN Ciherang. Karena itu, ia menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan silaturahmi yang digelar PGRI, karena dinilai mampu mempererat hubungan antaranggota serta memperkuat solidaritas organisasi.

BACA JUGA :  Kunjungi Kampung Horaiek, Pj. Bupati Maybrat Serahkan Hadiah Untuk Anak-anak

Menurutnya, profesi guru memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Guru memiliki peran mulia dalam mencerdaskan generasi bangsa tanpa membedakan latar belakang peserta didik.

“Kita sebagai pendidik tidak hanya bertanggung jawab di dunia, tetapi juga akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Tugas guru sangat mulia dalam mencerdaskan anak bangsa tanpa memandang latar belakang anak didik,” katanya.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Pamulihan, H. Agus Sujana, menjelaskan bahwa kegiatan halal bihalal tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi bagian dari program kerja organisasi. Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antara anggota PGRI di Kecamatan Pamulihan, mulai dari guru tingkat SD hingga SMP, baik ASN maupun honorer.

Menurut Agus, dalam kegiatan tersebut sekitar 400 guru ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu hadir mengikuti acara.
Selain silaturahmi, pihaknya juga menyoroti persoalan kesejahteraan guru, khususnya bagi guru honorer dan PPPK paruh waktu. Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan mereka.

BACA JUGA :  Ucapan dan Doa Mengalir di Momen Ulang Tahun Bunda Bilqis

“Jangan sampai status mereka sudah PPPK, tetapi secara kesejahteraan masih jauh dari kata layak. Apalagi banyak dari mereka yang sudah puluhan tahun mengabdi,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut sangat berbeda dengan beberapa pekerjaan lain yang justru memiliki penghasilan lebih baik, meskipun masa pengabdiannya belum lama. Oleh karena itu, PGRI berharap ada kebijakan yang lebih berpihak pada peningkatan kesejahteraan para guru, khususnya mereka yang telah lama mengabdikan diri di dunia pendidikan.

You may also like

Comments

Comments are closed.