0

BOGOR, INDONEWS – Pemerintah Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengajukan beberpa usulan kegiatan pembangunan pada Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk Tahun Anggaran 2023, Rabu (2/11/2022).

Hadir dalam Musrembangdes ini, Kepala Desa Cileungsi Kidul, Sekretaris Desa, Kasi, Staf Desa, Ketua BPD, Ketua Karang Taruna seluruh lembaga desa, pedamping desa, DPMD, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Kepala Desa Cileungsi Kidul, Rudi Sukarya mengatakan, Musrenbangdes ini menyerap usulan dari warga yang telah disusun oleh Pemdes Cileungsi Kidul, baik pembangunan infrastruktur maupun lainnya.

“Usulan yang diajukan kita pilih mana yang prioritas. Pemerintah desa akan membantu, baik usulan dari pemuda, tokoh agama dan unsur lainnya,” jelasnya.

Ia menuturkan, Musrembangdes tersebut menampilkan sekaligus evaluasi kegiatan desa yang sudah dilaksanakan pada tahun 2021 sampai 2022.

“Kita juga menampilkan sleding secara layar pencapaian yang dicapai oleh desa, dan kita juga mendapatkan penghargaan baik itu dari kabupaten maupun kecamatan agar lembaga desa juga mengetahuinya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sebanyak 943 Bantuan Pangan Berupa Beras Bantu Warga Jatibening

Di tahun 2023 nanti, imbuh Rudi, sesuai dengan salah satu janji politik dirinya, yakni menganggarkan mobil ambulance desa, drainase di lingkungan RT 01, RW 01 karena wilayah itu sering banjir.

“Kemudian di Kampung Bojong Kaso juga ada di RT 02, RW 08. Jadi kita fokus di drainase. Pada tahun 2023 ada juga yang diprioritaskan betonisasi, cuman enggak banyak seperti tahun sebelumnya,” terangnya.

Rudi berharap, semua komponen masyarakat dapat memanfaatkan Musrenbangdes ini sebagai acuan untuk pembangunan Desa Cileungsi Kidul di tahun mendatang dan mendukung semua program yang akan diprioritaskan.

“Harapan saya denga adanya Musrenbangdes ini, program-program pemerintah desa bisa didukung lembaga desa, seperti RT, RW. Dengan adanya program yang akan dilaksanakan desa, bisa membantu sesuai dengan keinginan masyarakat maupun insfrastuktur dan layanan lainnya,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua BPD, Ujang Kaman menegaskan, Musrenbangdes tahun 2022 ini merupakan cikal bakal kegiatan pembangunan di tahun 2023.

“Saya mengajak warga Desa Cileungsi Kidul untuk bermusyawarah. Silahkan usulkan, yang terpenting jangan sampai usulan itu berbenturan antara APBDes dengan APBN serta APBD,” katanya.

BACA JUGA :  SPBU 34-168-XX Limusnunggal Diduga Dijadikan Mafia Solar Tempat Belanja

Ujang menuturkan, untuk perubahannya ada dari BLT 48% sekarang BLT 25%. Jadi bisa dialokasikan di wilayah lain untuk jalan dan anggarannya tidak jauh dari anggaran pemerintah yang dialokasian untuk peningkatkan jalan di masyarakat.

“Tadi sudah diutarakan oleh kepala desa. Untuk pembangunan yang sekarang saya minta untuk diprioritaskan yang tadinya belum terlaksana di tahun 2022 dan diprioritaskan di tahun 2023 karena pembangunan itu berkelanjutan harus diprioritaskan yang sebelumnya belum terlaksana,” katanya.

Menurutnya, kepala desa juga sudah menyampaikan banyak hal yang masih belum terlaksana di tahun sebelumnya, tapi tahun ini sudah terlaksana.

“Kalau BLT dulu 48% dan sekarang 25% dari dana desa. Memang ini jadi peningkatan. Alhamdullilah kita bisa membangun sarana peningkatan untuk masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan,” imbuhnya.

Ia berharap, usulan yang diajukan pada Musrenbangdes dapat direalisasikan oleh Pemdes dan Pemkab Bogor, sehingga memberikan manfaat bagi warga Desa Cileungsi Kidul.

“Kita di sini tim BPD mengawasi program tetsebut sesuai yang kita sepakati dalam Musrenbangdes ini,” tutupnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor