0

“Jadi begini, kita enggak usah munafik dan masyarakat harus tahu bahwa sudah menjadi hal lazim kalau banyak partai, banyak kelompok, ketika jagoannya menang, mereka akan meminta imbalan atau kue atas dukungannya. Nah kalau pak Bayu kan koalisinya rakyat, tentu kue itu hanya untuk rakyat,” papar Santoso.

BOGOR, INDONEWS | Setelah beberapa waktu kemarin menyatakan dukungannya secara penuh kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor H. R. Bayu Syahjohan dan Musyafaur Rahman, Santoso terus membangun komunikasi.

Santoso yang juga sempat mendaftar sebagai calon Bupati Bogor dari jalur perseorangan menegaskan siap all out demi kemenangan Bayu-Musa atau Bamu.

“Saya arahkan semua pendukung saya untuk mendukung pasangan Bamus di Pilbup Bogor tahun ini. Tim Sahabat Santoso bersama tim pemenangan dan relawan Bamus akan bahu membahu menguatkan satu kata dan satu suara untuk kemenangan Bamus,” ujar Santoso, kepada media ini, Jumat (13/9).

Santoso beralasan melabuhkan pilihannya lantaran pasangan BAMUS calon yang benar-benar care dengan Bumi Tegar Beriman. Di sisi lain, sosok Bayu begitu dekat dengan alim ulama dan masyarakat bawah.

BACA JUGA :  Diduga Tak Terima Diberitakan, Oknum Mengaku Mahasiswa UNPAK Intimidasi Wartawan

“Yang membuat saya bangga, Bayu Syahjohan telah menyelamatkan demokrasi Kabupaten Bogor. Jika dia tidak mencalonkan, maka dipastikan pasangan Rudy-Jaro Ade akan melawan kotak kosong karena tidak ada calon lain yang maju,” kata Santoso.

Menurut Santoso, meski terkesan memaksakan diri karena PDI Perjuangan yang mengusung Bayu-Musa tidak memiliki koalisi partai lain, tetapi Bayu Syahjohan sejauh ini tampil baik dengan menunjukan keinginannya menjadikan Bogor Hebat masyarakat sejahtera.

“Saya juga apresiasi tagline yang Bayu Syahjohan bangun, yakni koalisi dengan rakyat. Di sini sudah jelas tidak banyak kepentingan kelompok lain seperti parpol, namun Bayu mengedepankan kepentingan rakyat sebagai koalisinya,” terang Bayu.

Hal itulah, imbuh Santoso, yang membuat dirinya jatuh hati untuk berlabuh bersama Bayu Syahjohan memperjuangkan Kabupaten Bogor 5 tahun kedepan.

Minimalisir Bagi-bagi Kue

Dengan hanya berkoalisi bersama rakyat, menurut Santoso Bayu Syahjohan atau partainya PDI Perjuangan telah meminimalisir bagi-bagi kue.

“Jadi begini, kita enggak usah munafik dan masyarakat harus tahu bahwa sudah menjadi hal lazim kalau banyak partai, banyak kelompok, ketika jagoannya menang, mereka akan meminta imbalan atau kue atas dukungannya. Nah kalau pak Bayu kan koalisinya rakyat, tentu kue itu hanya untuk rakyat,” papar Santoso.

BACA JUGA :  Manajer Apartemen Gunung Putri Square Nilai Satpol PP Langgar SOP, Kasat Pol PP Angkat Bicara

Dirinya juga menegaskan telah berkomitmen tidak menuntut kue apabila Bayu Syahjohan menjadi Bupati Bogor.

“Kue yang saya minta hanyalah rakyat. Beri kue kesejahteraan, jaminan baik pendidikan, kesehatan dan lainnya serta penuhi hak-hak masyarakat. Dan pak Bayu juga ternyata sedari jauh sudah berprinsip pada hal itu. Maka saya mengajak masyarakat untuk mendukung Bayu Syahjohan karena tujuan dan faktanya sudah sangat jelas,” tandas Santoso. (bon)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor