SUKABUMI, INDONEWS — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memanfaatkan momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) sebagai ruang untuk memperkuat jejaring antardaerah sekaligus menyerap berbagai gagasan dan praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan.
Di tengah tantangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks, forum yang mempertemukan para kepala daerah se-Indonesia ini menjadi wadah penting untuk membangun kolaborasi dan merumuskan solusi bersama.
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi Ranty Rachmatilah menghadiri Gala Dinner dan Closing Gelar Melayu Serumpun (GEMES) di Lapang Merdeka, Kota Medan, Selasa (30/6/2026).
Rakernas APEKSI tahun ini mengangkat sejumlah agenda strategis yang melibatkan pemerintah kota dari seluruh Indonesia.
Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang konsolidasi antarpemerintah daerah, tetapi juga ruang berbagi pengalaman dalam menghadapi dinamika pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, transformasi digital pemerintahan, penguatan ekonomi daerah, hingga pengembangan kota yang tangguh dan berkelanjutan.
Peserta Rakernas mengikuti berbagai agenda penting, di antaranya registrasi peserta, forum diskusi, gala dinner, serta penutupan Gelar Melayu Serumpun yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Di hari yang sama, panitia juga menyelenggarakan Ladies Program, Dialog Kota Tangguh, City Tour, pembukaan City Expo, serta pembukaan resmi Rakernas XVIII APEKSI.
Beragam kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat kolaborasi antarkota sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada seluruh peserta.
City Expo, misalnya, menjadi etalase bagi pemerintah kota untuk menampilkan inovasi pelayanan publik, produk unggulan, serta peluang investasi yang dimiliki masing-masing daerah.
Rangkaian Rakernas selanjutnya diisi dengan kegiatan senam bersama, penanaman pohon, penandatanganan prasasti, Ladies Program Fun Cooking Daun Ubi Tumbuk, hingga sejumlah forum tematik yang membahas isu-isu aktual perkotaan.
Seluruh agenda tersebut akan ditutup melalui Sidang Pleno Rakernas XVIII APEKSI dan Karnaval Nusantara sebagai simbol keberagaman budaya Indonesia.
Rakernas XVIII APEKSI diperkirakan dihadiri perwakilan dari 96 pemerintah kota, terdiri atas 88 wali kota, empat wakil wali kota, dua sekretaris daerah, dan satu kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Besarnya partisipasi tersebut menunjukkan posisi APEKSI sebagai forum strategis dalam memperkuat sinergi antarwilayah perkotaan di Indonesia.
Bagi Pemerintah Kota Sukabumi, keikutsertaan dalam Rakernas APEKSI memiliki arti yang lebih luas.
Forum ini menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring kerja sama, mempelajari berbagai inovasi yang telah diterapkan kota-kota lain, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pelayanan publik, peningkatan daya saing daerah, dan percepatan pembangunan.
Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan yang semakin responsif dan adaptif, pertukaran pengalaman antardaerah menjadi modal penting dalam melahirkan kebijakan yang lebih efektif.
Berbagai praktik baik yang diperoleh selama Rakernas dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Sukabumi dalam merancang program-program pembangunan yang lebih inovatif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Ndi)





























Comments