0

SUKABUMI, INDONEWS | Penjabat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi, Diana Rahesti, membuka Sosialisasi Bahaya Tindakan Bullying (Perundungan) bagi masyarakat di Kecamatan Gunungpuyuh, Selasa (7/5).

Sosialisasi ini dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan UPTD PPA pada DP2KBP3A, Pengurus TP PKK kota Sukabumi, ketua TP PKK kecamatan dan kelurahan se Kota Sukabumi, pokja PAUD kecamatan, komite sekolah dasar se kecamatan, pengurus himpaudi kecamatan, pengurus IGRA, IGTK dan IKP kecamatan, serta kelurahan se Gunungpuyuh.

Meningkatkan Kesadaran Tentang Bahaya Perundungan

Camat Gunungpuyuh dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya perundungan.

“Sosialisasi bahaya tindakan perundungan ini adalah hal yang rentan di kehidupan masyarakat karena zaman dan kondisi hari ini beda dengan yang lalu,” katanya.

Ia berharap sosialisasi ini dapat memberikan wawasan dan ilmu kepada para peserta untuk dapat disebarluaskan kepada masyarakat lain tentang bahaya bullying, kekerasan pada anak, kasus, pemicu, penyebab, dan langkah yang harus dilakukan agar penanganannya tepat.

BACA JUGA :  Sekda Sukabumi Pimpin Rakor P2WKSS

Dampak Negatif Perundungan dan Faktor Pemicunya

Sementara itu, dalam sambutannya, Diana Rahesti menerangkan bahwa perundungan adalah tindakan penindasan atau kekerasan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk menyakiti atau menyudutkan orang lain. Perundungan bisa terjadi kepada siapa saja, namun biasanya sering dilakukan oleh anak usia remaja.

Diana juga mengingatkan tentang dampak negatif perundungan yang harus diwaspadai karena bisa mempengaruhi kesehatan mental korban maupun pelaku, seperti memicu timbulnya gangguan emosi, masalah mental, gangguan tidur, penurunan prestasi, dan sebagainya.

Diana menjelaskan, terdapat beberapa faktor penyebab seseorang melakukan perilaku perundungan terhadap orang lain, di antaranya rasa kuasa dan pengendalian, gangguan mental, serta faktor sosial dan lingkungan.

Peran Penting Edukasi dan Pencegahan Perundungan

Diana berharap dalam pertemuan ini, para peserta dapat memberikan edukasi secara masif kepada seluruh elemen masyarakat terkait bahaya perundungan.

“Besar harapan saya dalam pertemuan ini, agar peserta dapat memberikan peran edukasi secara masif kepada seluruh elemen masyarakat terkait bahaya nya perilaku perundungan yang dilakukan baik oleh pelaku maupun korban yang akan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan mental kepada kedua orang tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA :  A Yamin Siap Maju Sebagai Caleg DPRD Provinsi Jabar dari Partai Demokrat

Pj Ketua TP PKK mengajak para pengurus untuk memperhatikan lingkungan di sekitarnya bilamana melihat perilaku perundungan di lingkungannya agar segera melerai dan memberikan edukasi bagi mereka.

“Saya mengajak rekan rekan pengurus agar dapat memperhatikan lingkungan di sekitarnya bilamana melihat perilaku perundungan di lingkungan nya agar segera melerai dan memberikan edukasi bagi mereka agar kita dapat terus memberikan kesadaran dan dapat mengurangi serta menanggulangi perilaku perundungan atau bullying yang terjadi di kota sukabumi kedepannya,” imbuhnya.

Diana berharap setelah kegiatan sosialisasi ini, akan ada langkah nyata yang dilakukan serta edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi-sosialisasi yang akan dilakukan kedepannya agar nantinya perilaku perundungan semakin berkurang di Kota Sukabumi. (Ndi)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Sukabumi