BIREUEN, INDONEWS | Masyarakat Desa Geudong-Geudong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.
Proses pemungutan suara berlangsung di halaman masjid desa setempat pada Sabtu (27/9/2025), dengan partisipasi tinggi dari warga.
Tiga kandidat yang bersaing dalam pemilihan kali ini adalah: Zul Azmi, S.Sos, Mustafa Hamzah, dan Fachrial Sofyan.
Kehadiran para tokoh penting turut memberikan dukungan moril terhadap jalannya proses demokrasi ini. Di antaranya hadir Penjabat (Pj) Keuchik Geudong-Geudong, Sekretaris Camat (Sekcam) Kota Juang, unsur TNI/Polri, Panitia Pemilihan Keuchik (P2K), insan pers, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Pantauan langsung dari lokasi menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dalam menyalurkan hak pilihnya.
Ini mencerminkan tingginya kesadaran warga akan pentingnya peran kepala desa dalam menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa ke depan.
Ketua P2K, Furkansyah, S.H., menyampaikan apresiasinya atas kelancaran proses Pilkades yang berlangsung damai dan tertib.
“Alhamdulillah, seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai harapan. Tidak ada gangguan keamanan maupun indikasi pelanggaran. Semoga proses ini melahirkan pemimpin yang jujur, adil, dan mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan Desa Geudong-Geudong,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya sikap legowo dari seluruh pihak, serta menyerukan agar semua elemen masyarakat bersatu mendukung kepala desa terpilih demi kemajuan dan keharmonisan bersama.
Pilkades Geudong-Geudong tahun ini menjadi contoh nyata praktik demokrasi di tingkat akar rumput yang berjalan dengan sehat, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
Siapa pun yang terpilih, diharapkan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat serta menjadi pemimpin yang amanah, visioner, dan mengedepankan kepentingan warga.
Demokrasi yang damai lahir dari partisipasi aktif, kedewasaan berdemokrasi, dan semangat membangun bersama. Desa Geudong-Geudong telah menunjukkan bahwa perbedaan pilihan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan momentum untuk bersatu demi masa depan yang lebih baik. (Hendra)





























Comments