0

BEKASI, INDONEWS – Kelurahan Jatiasih terpilih menjadi salah satu Kelurahan yang mewakili Kecamatan Jatiasih dalam rangka Lomba Kampung Tangguh Jaya Kinerja Kelurahan tahun 2023 yang digelar oleh Pemerintah Kecamatan Jatiasih.

Penilaian ini di aula lantai 2  Kantor Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/03/2023).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jatiasih Ashari dan istri, lurah se Kecamatan Jatiasih, TP PKK Kecamatan, TP PKK, Lunasin Kelurahan, Ketua Tim Penilai Lia Maharani dkk.

Tim penilai Lomba Kinerja Kelurahan tingkat Kota Bekasi tahun anggaran 2023 dari Setda Pemerintah Kota Bekasi diketuai Kabag Tapem.

“Ini adalah lomba kinerja kelurahan tingkat Kota Bekasi, dan yang masuk ke tahap penilaian untuk klarifikasi ke lapangan ada 10 kelurahan,” jelas Lia Erliani.

Lia menuturkan bahwa ada 3 kriteria penilaian pada lomba, yaitu meliputi pelayanan Pemerintahan, Kewilayahan dan Kemasyarakatan. Menurut Lia, inovasi lurah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tugasnya juga menjadi juara dari 14 kecamatan yang ada di Kota Bekasi.

BACA JUGA :  Kabupaten Bekasi Raih Juara 2 STQH Ke-18 Tingkat Jawa Barat 2023

“Sebanyak 12 kelurahan dari 8 kecamatan yang dinyatakan lolos seleksi sejak tingkat kecamatan,” katanya.

Sementara itu, dalam ekspose, Lurah Jatiasih, Sakum Nugraha mengatakan, Kelurahan Jatiasih selalu  bersinergi bersama tiga pilar, yaitu TNI, Polri, dan para OPD untuk memberikan pelayanan-pelayanan terpadu kepada masyarakat.

“Kita disini sangat menyambut baik tim penilai, dan memang kita mempunyai potensi-potensi di wilayah untuk dilombakan,” kata Sakum.

Sakum berharap, Kelurahan Jatiasih mendapatkan juara. Akan tetapi semua dikembalikan kepada juri.

Baginya peran aktif dari masyarakat Jatiasih adalah hal yang terpenting dan pihaknya dapat memberikan pelayanan terbaik juga kepada masyarakat.

“Kami dapat memberikan pelayanan secara responsif di setiap waktu,” tandasnya.

Ketua RW 10, Kelurahan Jatiasih, Abdul Salam mengaku bangga wilayahnya dijadikan obyek penilain.

“Kami sangat berterimakasih kepada bapak lurah, pak camat atas bimbinganya. Kami juga berterimaksih pada ibu-ibu PKK, posyandu dan semua yang terlibat dalam mendukung penilaian ini. Kami berterimaksih pada tim penilai. RW kami ada posyandu durian asih, kampung KB, taman baca, taman kesehatan, seni dan budaya,” papad Abdul Salam.

BACA JUGA :  Upaya Mencegah Stunting, Pemkab Tubaba Gelar Rembuk

Camat Jatiasih, Ashari mengatakan, kinerja aparatur kelurahan sudah baik, seperti kecamatan yang menjadi titik banjir dan banyaknya orang gila berkeliaran.

“Setelah lurah dan semua pihak berupaya dengan membuat sodetan, akhirnya banjir berkurang, dan itu terlaksana dengan dana non budgeter, tidak tergantung pemerintah. Kinerja yang baik tidak hanya saat ada penilaian saja, namun peningkatan kerja harus menjadi budaya,” tegas Ashari. (Supri)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pemerintahan