0

JAKARTA, INDONEWS – Setelah sukses menyelenggarakan Presidensi G20, Indonesia kembali menjalankan kepemimpinan internasional dengan memegang tongkat keketuaan ASEAN 2023.

Keketuaan tersebut, diserahkan dari Kamboja ke Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42 di Phnom Penh bulan November 2022.

Oleh sebab itu, Negara Indonesia kembali dipercaya sebagai tuan rumah untuk menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 Asean yang akan dilaksanakan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur tanggal 9 sampai 11 Mei 2023 mendatang.

Ketua Umum Partai Indonesai Terang (Pinter), Dr. Hj. Rizayati, SH., MM., mengatakan, perhelatan KTT Asean ini, bisa menjadi momentum menunjukkan kepemimpinan Indonesia di dunia internasional, selain untuk memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang terkhusus di kawasan ASEAN.

“Suatu kebanggaan besar bagi bangsa kita, NKRI dapat mendatangkan pemimpin negara-negara sahabat di KTT ASEAN ini. Manfaat perhelatan KTT Asean ke 42 bagi Indonesia akan membawa manfaat baik di bidang ekonomi maupun di tingkat regional dan global. Penyelenggaraan ini harus kita dukung,” kata Hj. Rizayati, kepada media-indonews.com, di Jakarta, Kamis (4/5/2023).

BACA JUGA :  Pemerintah Kabupaten Bogor: Dirgahayu RI Ke-78

“Di bidang ekonomi, KTT Asean diprediksi akan mendorong roda perekonomian nasional di sejumlah kota di Indonesia. Penyelenggaraan KTT Asean 2023 merupakan momentum untuk memperlihatkan kemajuan pembangunan Indonesia, dan menjadi daya tarik investasi asing ke tanah air,” ujarnya.

Sementara itu, untuk cakupan regional dan global, Indonesia bisa mendapat pengakuan dunia atas kemampuan Indonesia dalam memimpin arsitektur kawasan melalui pengelolaan kerja sama ekonomi Intra-Asean dan mitra kawasan.

“Ini sekaligus sebagai tonggak untuk penguatan pemulihan ekonomi, dan menjadikan Asia Tenggara penggerak ekonomi dunia berkelanjutan,” tuturnya.

“Untuk itu kepada semua elemen bangsa dan negara. Di mana pun berada, mari dukung dan sukseskan kegiatan tersebut, agar berjalan sukses dan lancar,” tandas Rizayati. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.