0

SUKABUMI, INDONEWS – Polemik pembangunan pengaspalan jalan desa, tepatnya di Kampung Ciguha-Cidahu, RT 20/07 dengan volume 815×2,5 meter yang menghabiskan anggaran Rp186.495.000 dengan menggunakan dana desa tahap dua terus berlanjut.

Pasalnya, warga setempat menilai anggaran pembangunan yang cukup fantastis tersebut diduga dikerjakan asal-asalan dan  tidak sesuai spek.

Adapun surat pernyataan keberatan yang dibuat warga setempat, ditandatangani hampir dua puluh orang, berisi:

Warga Desa Cidolog khususnya warga Kampung Ciguha-Cidahu RT 20/07 mengajukan keberatan dengan adanya pengaspalan jalan umum yang ada di lokasi RT 20/07 dari anggaran dana desa tahap dua dengan anggaran Rp186.495.000, karena tidak sesuai ketentuan panjang dan ketebalan terutama kualitas pengaspalannya.

Demikian surat keberatan warga ini dibuat untuk diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

Sebelumnya, keberatan juga disampaikan tokoh masyarakat setempat yang mengatakan, pembangunan tersebut diduga dijadikan azas manfaat untuk meraup keuntungan besar tanpa memikirkan kualitas pekerjaan.

“Kami duga pengaspalan jalan kampung Ciguha-Cidahu RT 20/07 itu diduga tidak sesuai spesifikasi, kalau dilihat dari besarnya anggaran dan dibandingkan dengan kualitas hasil pembangunan tidak seimbang,” ungkap masyarakat setempat.

BACA JUGA :  Kepala Puskesmas Sekarwangi Ajak Ibu Balita Manfaatkan Bulan Timbang Februari

“Walaupun saya tidak tahu cara hitung-hitungannya, tapi dari bukti fakta saja sudah bisa terlihat,” ungkap tokoh masyarakat Desa Cidolog itu. (Jaya)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Sukabumi