0

BOGOR, INDONEWS – Guna mengantisipasi terjadinya banjir akibat dari pendangkalan saluran drainase, Pemerintah Desa (Pemdes) Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor gotong royong membersihkan drainase, Senin (30/8/2022).

Mulai dari aparatur desa, RT, RW, kadus, LPM, Karang Taruna, PKK, Babinmas, Babinsa dan masyarakat membersihkan saluran drainase di RW 14, Jalan Provinsi Jawa Barat masuk dalam perbatasan Desa Gunung Putri dan Desa Tlajung Udik.

Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri di lokasi kegiatan mengatakan, pembersihan ini sebagai upaya dalam rangka pencegahan timbulnya banjir di musim penghujan yang diakibatkan tersumbatnya saluran air (drainase) dari tumpukan sampah atau tumbuhan liar serta sebagai langkah antisipasi berkembangnya jentik nyamuk demam berdarah (DBD) maupun malaria.

“Awalnya ada laporan warga RW 14 yang mana saat hujan deras air meluap sampai turun ke jalan raya provinsi juga pemukiman warga. Maka pihak desa membentuk tim pencari solusi serta berbagi tugas memberitakan atau menginformasikan dan menyuratinya kepada pihak pihak terkait,” jelasnya.

BACA JUGA :  Meski Tanpa Kehadiran Paslon 02, Relawan Borsa Terus Bergerak Demi Kemenangan Bayu-Musa

“Surat dilayangkan pada UPTD 1 Bina Marga, Dinas PUPR Provinsi Jabar sampai kepada anggota DPD dapil 5 Jabar ibu Pras, sesuai dengan prosedur yang baik. Tak lama langsung direspon, maka saat itu juga langsung bergegas bergerak berangkat ke lokasi bersama dengan pihak Desa Tlajung Udik yang kami minta untuk berkolaborasi berkerjasama merapihkan saluran tersebut,” teranganya.

Pihak desa menggandeng Kepala Desa Tlajung Udik Yusuf Ibrahim untuk berkolaborasi menuntaskan permasalahan banjir yang berdampak bagi warga masing masing desa.

“Intinya kami semua tim dari desa sudah sidak ke beberapa perusahaan sepanjang jalur berdampak banjir. Jadi kepada perusahaan yang masih membandel menutup drainase akan diberikan waktu selama 1 bulan untuk dapat membuka membuat saluran air atau drainase. Bila tidak diindahkan maka terpaksa kami tim desa mengambil tindakan secara aturan kami sendiri,” tegasnya.

Selain itu, imbuhnya, kegiatan ini merupakan gotong royong atau kerja bhakti yang memiliki banyak manfaat, antara lain menumbuhkan rasa solidaritas dan menumbuhkan sikap kebersamaan serta meringankan beban pekerjaan.

BACA JUGA :  Insan Bamusi, Eksekutif Masjid Sinergi dalam Semangat Berbagi

“Terima kasih kepada semua yang sudah berpartisipasi. Ini merupakan kegiatan yang sangat positif, sehingga warga menjadi sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan dan kebersihan drainase parit untuk menghindari banjir,” ujarnya.

“Gotong royong juga bertujuan memperbaiki drainase agar air hujan lancar dan tidak meluap.  Selain itu jika terjadi penyumbatan dan terjadi genangan air, dikhawatirkan akan menimbulkan jentik nyamuk,” tambahnya.

Kades mengimbau masyarakat untuk menjag dan merawat lingkungan agar tetap aman, nyaman, bersih.

“Jangan lagi buang sampah sembarang, cuek, pura pura tidak lihat, ataupun membiarkan orang lain membuang sampah sembarang. Mari sadar serta peduli dari kita untuk kita,” tandasnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor