0

BOGOR, INDONEWS – Setelah dua tahun lebih dilanda Pandemi Covid-19, acara rutin tahunan di sekolah, seperti perpisahan dan kenaikan kelas terpaksa ditiadakan.

Namun di pertengahan tahun 2022, seiring pandemi mulai melandai sejumlah sekolah bersemangat mengadakan kembali acara tahunan tersebut. Tak ayal, selain orangtua, warga sekitar sekolah pun menjadi saksi serunya rangkaian acara perpisahan dan kenaikan kelas.

Hal itu seperti terlihat di SDN Tegalangkap 02, Desa Gunung Malang, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor yang menggelar kegiatan pelepasan kelas 6 dan kenaikan kelas 1 sama kelas 5.

Acara berlangsung meriah dengan sambutan antusias warga Gunung Malang. Kehadirannya membludak hingga memenuhi lapangan SDN Tegalangkap 02.

Pantauan media ini, acara dimulai dengan prosesi adat sebagai kearifan lokal. Lalu dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata sebagai kenang-kenangan bagi siswa siswi yang lulus.

Kepala SDN Tegalangkap 02, Nari Marwati S.Pd., SD dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pihak, yang mana acara tersebut berlangsung meriah serta didukung Kepala Desa Gunung Malang.

BACA JUGA :  Cegah Kenakalan Remaja, Kasi Humas Polres Lampung Utara Lakukan Binluh

“Terima kasih saya sampaikan kepada semua pihak yang telah mendukung penuh acara pelepasan siswa kelas 6. Tanpa dukungan itu, kami tidak bisa apa-apa. Ucapan terima kasih juga kami khususkan kepada seluruh orangtua murid yang sudah meluangkan waktunya untuk bisa hadir menyaksikan anak-anak pentas,” ungkapnya.

Sementara Ketua Komite Sekolah yang sebelumnya sebagai Ketua K3S, Wawan Gunawan S.Pd.SD, walaupun sudah purnabakti namun ia masih ikut memotivasi penuh acara ini sehingga bisa berlangsung meriah.

“Sangat saya apresiasi. Acaranya penuh dengan kebersamaan. Sebanyak 62 siswa kelas 6 menyanyikan lagu terakhir sebagai ungkapan terima kasih kepada guru yang selama ini mendidik mereka selama 6 tahun,” ungkap Wawan.

Di tempat sama, Ketua Pengawas Sekolah Kecamatan Tenjolaya, Karyana menyampaikan agar seluruh orangtua turut serta mendorong anak-anaknya tetap sekolah, menyusul adanya peraturan pemerintah wajib sekolah 9 tahun, dan dibiayai oleh negara.

“Oleh karena itu mari kita tetap mendukung semua anak-anak untuk tetap semangat belajar di sekolah maupun di rumah, di mana pendidikan itu sangatlah penting,” katanya. (Bintono)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor