0

BOGOR, INDONEWS – Desa Purwasari, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor genap berusia 44 tahun. Pihak desa pun memperingati hari jadinya penuh makna.

Kepala Desa (Kades) Purwasari, Yusuf Mustofa mengatakan, hari jadi Desa Purwasari menjadi merupakan momen atau langkah dalam mewujudkan primordialisme masyarakat terhadap desa.

“Selain itu, hari jadi Desa Purwasari juga diharapkan dijadikan masyarakat sebagai momen untuk lebih deudeuh ka dayeuh, nyaah ka desa pikeun Indonesia Juara. Artinya, warga semakin mencintai lingkungan, desa untuk mewujudkan Indonesia juara,” ucap Yusuf, di ruang kerjanya, Jumat (24/6/2022) pagi.

Ia menuturkan, peringatan hari jadi tahun ini tak begitu dirayakan secara mewah, namun kades menginginkan hari jadi Purwasari sebagai tonggak kemajuan desa dengan keterlibatan masyarakat.

“Di hari jadi Desa Purwasari, masyarakat diharapkan lebih mencintai desanya dengan ikut serta dalam segala hal pembangunan yang berdampak pada kemajuan desa. Sebab kuncinya adalah kata ‘Republik’. Artinya, ‘Re’ adalah kembali dan ‘Publik’ adalah masyarakat. Jadi kita kembalikan kepada masyarakat agar bagaimana desa ini terus berkembang,” pungkas Yusuf.

BACA JUGA :  Pemdes Bojongsari Dorong Pemulihan Ekonomi Melalui Bumdes dan Pasar Desa  

Terpisah, tokoh masyarakat Purwasari sekaligus pengamat pendidikan, Asep mengatakan, warga Desa Purwasari rata-rata mengaku pusan dengan kepemimpinan Yusuf.

“Kita bicara dulu perkembangan desa ya. Dari waktu ke waktu, kepemimpinan Yusuf menunjukan kepuasan bagi masyarakat. Sejumlah program pemerintah, seperti Samisade, Desa Tangguh Lodaya dan lainnya berjalan sangat baik berkat kepemimpinan Yusuf,” ungkap Asep.

Asep mengaku tak heran karena faham benar track record Yusuf Mustofa. Ia menyebut Kades Purwasari ini merupakan pejuang, pekerja keras yang ulet dan memiliki keinginan kuat membawa desa lebih baik.

“Dia itu karena memiliki semangat tinggi dalam bekerja, punya segudang prestasi. Tidak heran karena beliau adalah konseptor, kreator dan inovator di desa kami,” puji Asep. (bintono)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Wajah Desa