0

BEKASI, INDONEWS – Kapolri yang baru saja dilantik Presiden Indonesia, Jenderal Polisi Suyudi Aryo Seto membawa angin segar perubahan di dalam tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Usai dilantik, Jendral Suyudi membawa motto: “Polri Bersama Masyarakat, Polri Bersama Ulama, Polri Membangun Negara bersama Ulama”.

Maka tida heran, kapolri kedatangan tamu istimewa ulama dari Hadramaut Yaman yang didampingi Habib Alwi bin Muhammad Al Attas dari Kota Bekasi dan Habib Nabil Al Habsyi dari Tapos Bogor.

Kapolri juga telah mengunjungi kantor PBNU dan Kantor MUI untuk bersilaturahmi dengan ulama.

Ketika terjadi kasus Pondok Pesantren di Sukoharjo, Kapolri langsung mendengar aspirasi dari masyarakat dengan mencopot Kapolres Sukoharjo beserta jajaran yang telah melakukan kesalahan dalam tindakan yang melanggar Standar Prosedur Kepolisian.

Berbagai masukan dan aduan dari masyarakat kepada Kapolri, baik itu dari DPR, PBNU, MUI maupun Ulama dan Habaib terutama Habib Alwi bin Muhammad Al Attas adalah respon yang sangat tinggi atas kepercayaan masyarakat kepada Kapolri Jendral Suyudi Aryo Seto. (Supri)

BACA JUGA :  LIRA Minta Presiden Proteksi Penggiat Antikorupsi

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Nasional