0

LAMPUNG UTARA, INDONEWS – Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara, M. Yusrizal, S.T., menegaskan bahwa Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merupakan representasi kehadiran negara yang paling dekat sekaligus pelindung rasa aman bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan jatuh pada 1 Juli 2026. Atas nama masyarakat Lampung Utara, Yusrizal menyampaikan apresiasi tertinggi atas dedikasi dan pengorbanan Korps Bhayangkara selama delapan dekade.

“Delapan puluh tahun bukan waktu yang singkat. Itu adalah bentuk pengorbanan dan dedikasi dalam menjaga stabilitas serta keamanan masyarakat Indonesia,” ujar Yusrizal, Minggu (28/6/2026).

Menurut Yusrizal, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri saat ini semakin membaik. Hal ini didorong oleh transformasi Polri yang semakin presisi, responsif, dan adaptif dalam melakukan pembenahan internal.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin berat, terutama di era keterbukaan informasi di mana setiap tindakan aparat penegak hukum berada di bawah sorotan publik.

Ia menekankan tiga pilar utama yang harus dijaga oleh setiap personel Polri, yaitu integritas, profesionalisme, dan pendekatan yang humanis.

BACA JUGA :  Kantor Pertanahan Kabupaten Bireuen Lantik PPATS

Menurutnya, ketiga hal tersebut adalah kunci utama agar Polri tetap menjadi institusi yang dicintai dan dihormati, bukan ditakuti oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Yusrizal memastikan bahwa DPRD Lampung Utara akan terus berkomitmen menjadi mitra strategis Kepolisian. Ia menilai sektor keamanan merupakan fondasi utama bagi kelancaran pembangunan daerah, iklim investasi, serta kenyamanan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat.

“Sinergitas Forkopimda di Lampung Utara terjalin sangat kuat. Jika kondusivitas wilayah terjaga dengan baik, maka pemerintah daerah dan DPRD dapat lebih fokus dalam merumuskan kebijakan serta program kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. (Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.