BOGOR, INDONEWS – Alat berat pada proyek cut and fill (proses pemindahan material tanah dari area yang lebih tinggi (galian/cut) untuk ditimbun ke area yang lebih rendah (urugan/fill) PT. BJA di Sukaresmi, Kabupaten Bogor diduga menggunakan BBM Subsidi.
Tak ayal, proyek pemerataan tanah PT. Bukit Jonggol Asri (BJA) yang dipersiapkan untuk pusat pertumbuhan ekonomi baru Kabupaten Bogor wilayah Timur ini menuai sorotan masyarakat.
Pasalnya, alat berat yang digunakan untuk proyek tersebut diduga kuat menggunakan BBM jenis bio solar subsidi.
Tokoh masyarakat Desa Sukaresmi mengaku heran dengan alat berat di lokasi proyek yang menggunakan BBM jenis bio solar subsidi.
“Solar subsidi pakai jeligen dibawa ke lokasi, diangkut pakai Suzuki Carry,” kata warga yang meminta tidak ditulis namanya.
Ia juga mengaku heran karena belum ada tindakan dari penegak hukum. Padahal solar tersebut adalah solar subsidi, sehingga jelas melanggar aturan karena mereka menggunakannya untuk proyek.
“Anehnya, pihak penegak hukum sampai saat ini belum ada tindakan terhadap para oknum tersebut, sehingga mereka masih leluasa menjalankan aktivitas ilegalnya dengan nyaman,” tutupnya.
Sementara, Rahmat salah pengawas lapangan saat dihubungi melalui pesan Whatsapp pengatakan, dirinya hanya orang lapangan yang disuruh bekerja mendampingi tim eksekusi.
“Silahkan datang saja ke kantor Sentul City atau BJA di Sentul kalau pengen lebih jelas,” katanya, belum lama ini.
“Saya gak hafal masalah alat berat mah. Saya tahunya alat berat ada karena dikirim manajemen, dan beroperasi,” tukasnya. (Jaya)




























Comments