LAMPUNG UTARA, INDONEWS — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung bersama KPK menggelar sosialisasi pencegahan korupsi di SMKN 3 Kotabumi, Rabu 3/6/2026.
Kegiatan ini dihadiri jajaran kepala sekolah dan dewan guru SMA/SMK se-Kabupaten Lampung Utara untuk membangun budaya sekolah bersih, transparan, dan berintegritas sejak dini.
Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico disambut prosesi adat penuh khidmat. Siswa Paskibra menyerahkan kain tapis dan salam sembah sebagai bentuk penghormatan tertinggi.
“Penyambutan ini simbol penyelarasan nilai budaya dengan penguatan karakter antikorupsi di sekolah,” ujar Thomas.
Dalam arahannya, Thomas menegaskan sekolah harus jadi garda terdepan pemberantasan korupsi.
“Kita tanamkan kejujuran, transparansi, akuntabilitas sejak dini. Lewat kedisiplinan dan kolaborasi, kita cetak SDM Lampung yang unggul dan berkarakter,” tegasnya.
KPK menekankan bahaya laten korupsi dan pentingnya tata kelola bersih. Pemprov Lampung pun sudah menetapkan Pendidikan Antikorupsi PAK sebagai muatan lokal wajib semua jenjang.
Roadshow berlanjut ke SMAN 4, SMAN 1, SMAN 3 Kotabumi, dan SMA di Abung Selatan untuk monitoring langsung mutu layanan pendidikan.
Ketua MKKS SMK Lampung Utara Hamron Roiya menilai pendekatan budaya paling efektif.
“Tapis dan salam sembah hari ini pengingat hakiki. Integritas berakar dari penghormatan nilai luhur bangsa,” katanya.
Disdikbud Lampung dan KPK optimis sinergi ini melahirkan generasi pelajar yang cerdas akademik sekaligus punya karakter antikorupsi kuat sebagai pilar kemajuan daerah. (Andre)





























Comments