0

BIREUEN, INDONEWSPrestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi UPTD SD Negeri 21 Bireuen dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Wilayah Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Kegiatan yang mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya” ini berlangsung pada 9–10 Mei 2026. Perhelatan seni tersebut dipusatkan di dua lokasi, yakni halaman UPTD SD Negeri 4 Bireuen dan halaman UPTD SD Negeri 21 Bireuen.

Dalam kompetisi yang berlangsung penuh semangat dan persaingan sehat tersebut, tim Tari Kreasi UPTD SD Negeri 21 Bireuen berhasil memukau dewan juri dan meraih Juara 1.

Prestasi gemilang ini dipersembahkan oleh tiga penari berbakat: Azzalea, Qaireen, Shofie Salsabila dan Zora Fakhira.

Tidak hanya pada cabang Tari Kreasi, UPTD SD Negeri 21 Bireuen juga berhasil menorehkan prestasi pada kategori lainnya, yaitu: Juara Harapan 1 Mendongeng atas nama Zhafira Azzahra, Juara Harapan 2 Menulis Cerpen atas nama Siti Fatimah Zuhra.

BACA JUGA :  Insentif Guru PAUD Harus Merata

Kepala UPTD SD Negeri 21 Bireuen, M. Nazir, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian luar biasa tersebut.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi dalam proses pembinaan siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para guru pembimbing dan pelatih atas dedikasi dan kerja kerasnya. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada orang tua siswa yang telah memberikan dukungan moral maupun materiil, serta kepercayaan penuh kepada sekolah dalam membina bakat dan potensi anak-anak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, M. Nazir berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan kemampuan dan kreativitas mereka.

“Kepada anak-anak kami yang telah berjuang dalam ajang ini, teruslah berkarya dan jangan cepat berpuas diri. Jadikan keberhasilan ini sebagai pengalaman berharga untuk membentuk karakter yang tangguh, disiplin, dan kreatif. Karena sesungguhnya, prestasi bukan hanya tentang menjadi yang terbaik, tetapi tentang keberanian untuk terus belajar dan berkembang. Semoga ke depan kita kembali mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Sukseskan Program GEMAR, Ayah Turun Langsung Ambil Rapor

Sebagaimana diketahui, ajang FLS3N tahun ini mempertandingkan berbagai cabang seni dan sastra, di antaranya Gambar Bercerita, Menyanyi Solo, Kriya, Mendongeng, Menulis Cerita, Pantomim, hingga Tari. Kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam mengembangkan bakat, kreativitas, serta karakter peserta didik melalui seni dan budaya.

“Seni bukan sekadar hiburan, melainkan bahasa jiwa yang mampu membentuk karakter, menanamkan percaya diri, dan melahirkan generasi yang kreatif serta berbudaya.” (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pendidikan