0

BOGOR, INDONEWS — Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H. Wasto Sumarno bersama Camat Dramaga, Atep S. meninjau ruas jalan rusak antara dua wilayah Desa Ciherang Kecamatan Dramaga dan Desa Ciapus Kecamatan Ciomas, Senin (1/2/2026).

Kerusakan jalan tersebut banyaknya dikeluhankan warga karena membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Peninjauan ini menjadi upaya DPRD dan pemerintah daerah dalam menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus ingin memastikan kondisi infrastruktur jalan yang rusak.

Wasto mengapresiasi warga yang telah aktif menyampaikan aspirasi dan keluhan kepada pemerintah daerah.

“Kami dari DPRD bersama pak camat dan jajaran pemerintah daerah melalui DPUPR mengucapkan terima kasih atas perhatian dan aspirasi masyarakat. Masukan ini menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah,” ujar H. Wasto.

Ia menegaskan, ruas jalan Ciherang Cutak-Ciherang Kidul telah menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bogor dan masuk dalam skala prioritas pembangunan tahun 2026, dengan rencana penanganan sepanjang kurang lebih 2,1 kilometer melalui betonisasi.

“Inshaa Allah berdasarkan nomenklatur dan data yang ada, ruas jalan ini diprioritaskan tahun ini. Memang terdapat tahapan yang harus dilalui, mulai dari administrasi, perencanaan teknis hingga proses lelang. Namun yang jelas, Bupati Bogor sudah memberikan atensi khusus terhadap jalan ini,” jelasnya.

BACA JUGA :  Tarif Parkir Mencekik Leher, RSUD Cileungsi Tegur Pengelola, Aktivis Minta DPRD Turun

Terkait lambatnya penanganan infrastruktur di sejumlah wilayah, H. Wasto mengakui bahwa keterbatasan anggaran daerah masih menjadi tantangan utama.

Menurutnya pemerintah daerah harus membagi anggaran secara profesional ke seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

“Anggaran kita terbatas dan harus dibagi untuk banyak kebutuhan. Semua infrastruktur di anggap prioritas, sehingga dibutuhkan kelegowoan bersama. Namun demikian aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah daerah,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan dengan tingginya curah hujan di wilayah  Kabupaten Bogor, yang kerap mempercepat kerusakan jalan tersebut, ini akan  menjadi bahan evaluasi dalam menentukan jenis konstruksi jalan yang lebih kuat dan jangka waktu panjang.

“Kalau pembangunan jalan aspal dinilai kurang bertahan lama dengan kondisi saat ini terus di guyur hujan, maka betonisasi menjadi alternatif yang lebih tepat. Pemerintah daerah terus mencari solusi terbaik agar pembangunan jalan lebih berkualitas dan berkelanjutan,” tambahnya.

Selain perbaikan badan jalan, H. Wasto menekankan pentingnya pembangunan sistem drainase.

“Drainase sangat penting agar aliran air tertata dengan baik dan tidak merusak badan jalan. Harapannya, pembangunan jalan ini nantinya dibarengi dengan sistem drainase yang memadai,” tegasnya.

BACA JUGA :  Terkait Indikasi Kecurangan di Pilbup Bogor, BBHAR Segera Ambil Sikap

Sementara itu, Camat Dramaga, Atep S. Sumaryo menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk respons nyata pemerintah terhadap aspirasi masyarakat yang berharap perbaikan jalan dapat segera direalisasikan.

“Hari ini saya mendampingi Ketua Komisi IV Anggota DPRD Kabupaten Bogor H. Wasto bersama UPT Jalan dan Jembatan serta kepala desa untuk menindaklanjuti atensi dari masyarakat. Mudah-mudahan dengan kunjungan ini benar-benar menjadi prioritas dan segera ditindaklanjuti,” katanya.

Di tempat sama, Kepala Desa Ciherang, Suherwin, S.H., mengaku sangat bersyukur atas perhatian dari Anggota DPRD dan pemerintah daerah terhadap kondisi jalan di wilayahnya.

“Selama ini pemerintah desa bersama warga telah melakukan penanganan sementara demi mengurangi risiko kecelakaan. Kami berupaya menutup lubang-lubang jalan menggunakan material seadanya agar tidak membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Dengan adanya kunjungan ini, kami berharap perbaikan jalan dapat segera terealisasi di tahun 2026,” ungkapnya. ***

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor