0

SUKABUMI, INDONEWS | Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mendampingi Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin meninjau lokasi terdampak bencana banjir dan pergerakan tanah yang terjadi pada Rabu 4 Desember 2024 di beberapa wilayah, Kamis (5/12).

Adapun lokasi peninjauan yaitu di Desa Sukamaju Kecamatan Cikembar, Puskesma Palabuhanratu, Dermaga Tempat Pelelangan Ikan Palabuhanratu, Kecamatan Simpenan dan beberapa titik jalan putus.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur langsung menggelar rakor untuk membahas percepatan penanganan bencana. Hal itu seperti evakuasi warga, akses yang terputus, hingga penyaluran logistik.

“Rakor pertama fokus evakuasi warga dan lainnya. Kita pun membuat posko utama di Palabuhanratu. Posko utama ini agar semua bantuan dan koordinasi lebih mudah,” ujarnya.

Berkaitan pergerakan tanah, dirinya masih menunggu kajian. Namun paling utama saat ini ialah menyelamatkan warga.

“Selamatkan warga, apakah sudah tidak laik direlokasi. Kalau harus direlokasi, ya kita relokasi,” ucapnya.

Terkait data bencana, menurutnya masih proses pendataan. Sebab hal itu terus diupdate.

“Data terus kita update. Namun untuk kerusakan jalan, kita usahakan selesai dalam satu bulan setengah,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Pemkab Sukabumi Gelar Upacara Sekar Budaya Milangkala Ke-154

Sementara itu, bupati menjelaskan, peninjauan yang dilaksanakan bersama Pj Gubernur ini ialah untuk mencari solusi bagaimana penanganan terdampak bencana banjir dan pergerakan tanah.

“Kita mencari alternatif-alternatif solusi bagaimana merencanakan ke depan untuk penanganan karena kan tempat-tempat tertentu rutin yang sering terjadi bencana rutin yang harus diantisipasi dan sebenarnya sudah dikomunikasikan kepada provinsi untuk menjadi tindak lanjut,” ungkapnya.

Bupati pun menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dalam penanganan bencana ini.

“Pak Pj Gubernur, pak kapolda dan lainnya menyikapi posisi untuk membantu persoalan di lapangan terutama dalam membantu distribusi dan juga kebutuhan logistik,” pungkasnya. (Ndi)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Sukabumi