0

BEKASI, INDONEWS Puskesmas Jaticempaka melakukan launching pemberian makana gratis untuk ibu hamil di Puskesmas Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede. Senin (5/8).

Kepala UPTD Puskesmas Jaticempaka, DR. Agung Firdaus Insani menjelaskan saat ini Indonesia tengah berusaha melakukan pencegahan dan penanganan stunting serta antisipasi generasi stunting guna mencapai Indonesia Emas 2045.

“Mempersiapkan generasi emas 2045 bukan hal mudah. Pasalnya, stunting masih menjadi masalah gizi utama bagi bayi dan anak dibawah usia dua tahun di Indonesia. Kondisi tersebut harus segera dientaskan karena akan menghambat momentum generasi emas Indonesia 2045,” ungkapnya

Oleh karena itu, kata dia, penanganan stunting bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi sangat diperlukan dukungan masyarakat untuk bekerja sama demi percepatan penurunan kasus stunting dan masa depan bangsa yang lebih baik.

“Pemerintah membangun dengan baik fasilitas yang bermanfaat, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik dan bijak,” ujarnya.

Sementara itu, pakar gizi Ratna Wulansari menjelaskan wilayah kerjanya, yaitu Kelurahan Jaticempaka dan Jatiwaringin.

“Kami dalam melaksanakan program ini melibatkan pihak ketiga, jadi selama 57 hari kami berikan makanan tambahan untuk bayi dan 4 bulan untuk bumil,” katanya.

BACA JUGA :  Jurnalis Media-Indonews Perwakilan Aceh Raih Penghargaan saat HUT Ke 76 POM TNI AD

Prakteknya kata dia, kebutuhan gizi dibuat siklus 7 hari sesuai kebutuhan. Dengan program ini ia berharap statusnya yang awalnya tidak normal menjadi normal kembali.

“Oleh karena itu kami meminta kerja sama orangtua untuk telaten dalam memberikan makanan pada anak. Jangan sampai kami sudah menyediakan tapi ternyata orang tua tidak telaten,” pungkasnya. (Supri)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Ragam