LAMPUNG UTARA, INDONEWS | Peningkatan daerah Irigasi Way Rarem (lanjutan) di Kabupaten Lampung Utara kembali dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung.
Tahun 2024 ini, peningkatan yang dilakukan adalah pengangkatan lumpur pada saluran primer serta perbaikan dan pembuatan talang atau saluran gantung.
“Untuk pengangkatan lumpurnya, rencananya akan dilakukan dari BR 3 di Desa Sidomukti, Kecamatan Abung Timur sampai BR 13 di Desa Bangunsari Kecamatan Abung Surakarta,” terang Aditya, Pengawas PT. Lentera Kahuripan Indonesia, sebagai perusahaan pemenang tender saat ditemui di lokasi.
Aditya mengatakan, selain pengangkatan lumpur juga dilakukan perbaikan dan pembuatan saluran gantung atau talang pada Saluran Sekunder Penumangan (SSP) yang terletak di Kecamatan Muara Sungkai.
“Saat ini pekerjaan masih dalam tahapan pembersihan lahan (land clearing) di sepanjang saluran sekunder Penumangan mulai dari BPA (Bangunan pintu Air) 1 sampai BPA 17,” jelasnya.
Aditya mengungkapkan, saat ini pihaknya masih fokus perbaikan dan pembuatan talang sebagai pengganti sipon yang ambruk pada saluran sekunder Penumangan.
“Berhubung air di saluran primer masih mengalir dari bendungan Way Rarem dikarenakan sawah petani masih banyak yang membutuhkan air, jadi pekerjaannya kita fokuskan dulu perbaikan dan pembuatan saluran gantung/talang,” kata Aditya.
Sementara Firma Qori (45), salah satu petani Desa Pakuan Agung, Kecamatan Muara Sungkai menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dengan adanya perbaikan saluran irigasi di daerahnya.
“Karena selama ini ratusan hektar lahan sawah sudah alih fungsi akibat rusaknya saluran sekunder tersebut,” ujarnya.
Ia juga berharap kedepannya pemerintah juga dapat memperbaiki saluran tersiernya juga. (Andre)





























Comments