0

BIREUEN, INDONEWS – Keluarga Besar Kantor Pengadilan Negeri Bireuen mengadakan syukuran dalam rangka memperingati 1 Muharram 1445 H, dengan bertemakan “Jadikan Momen Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H sebagai sarana menjalin Ukhuwah Islamiah, Ukhuwah Wathaniyah dan Ukhuwah Insaniyah” di aula kantor setempat, Selasa (18/7/2023).

Kegiatan dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Bireuen, T. Almadyan SH, MH didampinggi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bireuen, Daniel Syahputra SH, MH, Sekaligus Ketua Panitia Kegiatan 1 Muharram, juru bicara Pengadilan Negeri Bireuen M. Muchsin Alfahrasi Nur SH., MH., dan seluruh pegawai Pengadilan Negeri Bireuen.

Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Negeri Bireuen, T. Almadyan SH, MH, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesehatan lahir dan bathin.

“Alhamdullilah di malam yang mulia ini semua masih bisa berkumpul dalam memperingati hari 1 Muharram 1445 H atau Tahun Baru Islam. Mari kita senantiasa menyambutnya dengan penuh rasa syukur atas segala limpahan barokah di dalamnya,” jelasnya.

“Selanjutnya mari kita isi tahun baru ini dengan meningkatkan amalan ibadah agar senantiasa selalu dilindungi dan mendapatkan berkah serta keridhaan dari Allah SWT,” tuturnya.

BACA JUGA :  Tambang Diduga Ilegal di Laut Kianak Rambah Hutan Bakau, Oknum Warga Lakukan Pungli

Sementara itu, juru bicara Pengadilan Negeri Bireuen, M. Muchsin Alfahrasi Nur SH., MH., mengatakan, acara ini merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilaksanakan.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan  dapat memperkuat tali silaturahmi antar sesama pegawai Pengadilan Negeri Bireuen,” jelasnya.

Pada bulan Muharram ini, imbuh dia, Allah SWT memberi pertolongan kepada Nabi Musa As dan kaumnya dari kedzaliman dan kekejaman Fir’aun dan tentaranya. Allah juga telah menyelamatkan Nabi Nuh As dan kaumnya dari banjir bandang.

“Peristiwa itu terjadi pada tanggal 10 Muharam. Maka, sebagai rasa syukurnya kepada Allah yang telah menyelamatkannya dari marabahaya, Nabi Musa As dan Nabi Nuh As berpuasa pada hari tersebut,” ungkapnya.

Karena bulan Muharram merupakan bulan yang diagungkan kemuliaannya, tuturnya, maka sudah sepatutnya orang yang berbuat dosa pada bulan itu dan bulan mulia lainnya akan mendapat dosa berlipat ganda. Sedangkan, apabila mereka mengerjakan amal saleh di dalamnya, maka pahalanya akan berlipat pula.

“Nah, itulah arti 1 Muharram sebagai awal kalender Islam dan sejarah yang mengiringinya, serta makna bulan Muharram secara keseluruhan dan kemuliaan bulan Muharram itu sendiri,” paparnya. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.