0

SUKABUMI, INDONEWS – Upacara pengatan Hari Bhayangkara Ke-77 tingkat Kota Sukabumi digelar di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Sabtu (1/7/2023).

Tema peringatan tahun ini yakni “Polri Presisi Untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Maju”.

Momen tersebut dihadiri Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Setukpa Polri, Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto. Setelah upacara, dilanjutkan syukuran hari bhayangkara ke 77 tingkat Polres Sukabumi Kota di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.

Dalam kegiatan tersebut Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyampaikan sambutannya.

“Jalan-jalan ke Jakarta, tidak lupa membawa sepeda. Selamat hari Bhayangkara, untuk Polres Sukabumi Kota,” demikian pantun dari Achmad Fahmi, mengawali sambutannya.

Menurutnya, istilah Bhayangkara diambil dari nama pasukan elite pada masa kerajaan Majapahit. Pasukan Bhayangkara tugas intinya menjaga keluarga raja dan wilayah kerajaan Majapahit.

“Sejalan kilas balik hari ini dikenal Bhayangkara yakni tugas polres mampu menghasilkan rasa aman dan nyaman untuk seluruh warga dan polres mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman,” katanya.

BACA JUGA :  Sekda Sukabumi Pimpin Rakor Mendukung Program JKN

Fahmi mengatakan, jauh sebelum 1 Juli 1946 sudah ada petugas keamanan sifatnya lokal. Pada tahun 1946, sifatnya lokal jadi pasukan tegak lurus komandan di pusat.

Fahmi menuturkan, menyimak sambutan dan arahan kapolda, wilayah Jabar paling aman dan kondusif karena jajaran forkopimda kota/kabupaten saling bersinergi. Misalnya menggagas elemen lintas agama dilibatkan dalam berbagai kegiatan.

“Itulah sebabnya Kota Sukabumi jadi kota paling toleran di Indonesia karena ulama dan tokoh lintas agaama menjalin silaturahmi. Pencapaian Polres Sukabumi Kota akan hadapi tantangan besar sesuai taglinenya damai pemilu,” ungkap Fahmi.

Menurutnya, sekitar 6 bulan kedepan akan menghadapi tantangan menghadikan suasana aman dan kondusif, yakni pesta demokrasi terbesar.

“Sebagai wali kota, berpesan mari menjaga kondusifitas dan keamanan menjadi kata kunci dalam pesta demokrasi. Insha Allah mampu menghadirkan Kota Sukabumi di pemilu mendatang aman dan kondusif dan tentram karena semua pihak menjaga kondusifitas. Di hari Bhayangkara berkomitmen menjaga kebersamaan demi Sukabumi yang kita cintai,” paparnya.

Terakhir, wali kota sampaikan sebuah pantun. “Kota Sukabumi dikenal sebagai niza van Java, artinya kota yang mempesona, terima kasih kepada Polres Sukabumi Kota, yang telah menghadirkan rasa aman kepada seluruh warga,” tandasnya. (Ndi)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Sukabumi