0

BOGOR, INDONEWS – Puluhan warga Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat harus mengungsi akibat bencana alam pergeseran tanah (abrasi) pada Senin, 24 April 2023.

Kepala Desa Sukawangi, Budyanto mengatakan, kejadian tersebut disebabkan hujan deras yang terus menguyur wilayahnya serta kultur tanah yang labil.

“Hujan dengan intensitas tinggi ditambah kondisi tanah labil, serta dekat dengan aliran sungai Cibeet, sehingga mengakibatkan pergeseran tanah di beberapa titik pada wilayah desa kami,” jelasnya, Rabu (26/4/2023).

Menurutnya, lokasi yang terdampak kejadian bencana pergeseran tanah tersebut ada di berapa kampung, di antaranya Kp. Cibeureum RT 03 RW 04, Kp. Sirnarasa RT 01 RW 03, Kp. Selawangi RT 03 RW 03, Kp. Ciawi RT 05 RW 01, Kp. Cinangsi RT 05 RW 03, Kp. Sukahurip RT 07 RW 02 Desa Sukawangi Kecamatan Sukamakmur.

“Korban yang terdampak hasil kaji cepat, yaitu 1 unit rumah rusak berat (RB) atas nama Dadang (1 KK/3 jiwa), 2 unit rumah rusak ringan (RR) atas nama 1. Nano (1 KK/4 jiwa), Deden (1 KK/3 jiwa),” jelasnya.

BACA JUGA :  PPDB Tahun Ini, SMAN 2 Cileungsi Siapkan 11 Ruangan Kelas

Sementara korban yang terancam ada di Kp. Cibeureum RT 03 RW 04 atas nama Ali (1 KK/1 jiwa), Suryana (1 KK/5 jiwa), Hadijah (1 KK/7 jiwa), Hayati (1 KK/3 jiwa), Cecep (1 KK/6 jiwa), dan Encih (1 KK/2 jiwa).

Kemudian di Kp. Sirnarasa RT 01 RW 03 atas nama Ence Misbahudin (1KK / 4 jiwa), Sutrisna (1 KK/5 jiwa), Nasihin (1 KK/4 jiwa).

Di Kp. Selawangi RT 03 RW 03 atas nama Aldo Muhamad Sakim (1 KK/2 jiwa), Jenal (1 KK/4 jiwa), Mamat (1 KK/5 jiwa) dan di Kp. Cinangsi RT 05 RW 03 1, Aji (1 KK/5 jiwa), Ayi Suartika (1 KK/2 jiwa),” jelasnya.

Sementara itu, sarana infrastruktur yang terdampak diantaranya Kp. Cibeureum RT 03 RW 04 yaitu jalan penghubung antara Kp. Cibereum dan Kp. Wargaluyu, Musholla Nurul Hidayah, di Kp. Sirnarasa RT 01 RW 03 Jalan penghubung antara Kp. Sirnarasa dan Kp. Selawangi dan di Kp. Sukahurip RT 07 RW 02, Musholla Roudhotus Sa’adah.

BACA JUGA :  Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan, PWRI Minta Polisi Jalankan Proses Hukum

Budy menuturkan, korban yang mengungsi saat ini adalah warga Kp. Cibeureum RT 03 RW 04, 1. Dadang (1 KK/3 jiwa), Ali (1 KK/1 jiwa), Suryana (1 KK/5 jiwa), Hadijah (1 KK/7 jiwa), Hayati (1 KK/3 jiwa), Cecep (1 KK/ 6 jiwa) dan Encih (1 KK/2 jiwa).

“Koban mengungsi di rumah saya, di Kp. Centang Malang RT 03 RW 05 Desa Sukawangi. Sementara rumah yang terdampak dan terancam di Kp. Cibeureum RT 03 RW 04 sudah dikosongkan dan jalan yang terdampak hanya bisa dilalui pejalan kaki,” jelasnya.

Berdasarkan hasil analisa BPBD Kabupaten Bogor yang sudah turun ke lokasi, pergeseran tanah terjadi di beberapa titik di wilayah tersebut serta jalan yang terdampak tidak bisa dilalui kendaraan roda 4 maupun roda 2 dengan rincian retakan sebagai berikut: P±200 M, T± 2-5M, L± 5-7M, serta butuh penanganan lebih lanjut dari dinas terkait.

Untuk penanganan saat ini dan tindaklanjut selanjutnya Tim TRC BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan koordinasi dengan aparatur desa, melakukan tindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan, melakukan kaji cepat dan analisa di lokasi bencana dan memberikan edukasi kebencanaan & imbauan sambil menunggu informasi dari Pemda Bogor karena masih dirapatkan Plt Bupati bersama dinas terkait. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor