0

BOGOR, INDONEWS – Menindaklanjuti adanya ribuan ikan mati di sungai Cileungsi beberapa hari lalu yang diduga akibat aliran air sungai Cileungsi tercemar limbah beracun (B3), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Jawa Barat melakukan peninjauan langsung ke sungai tersebut, Senin (10/4/2023).

DLH Kabupaten Bogor prihatin dan menyayangkan kejadian tersebut, yang mana kejadian dinilai telah merusak ekosistem sungai dan isinya.

Dalam keterangannya, Kasie Gakum PHLPB3 DLH Kabupaten Bogor, Dyan Heru membenarkan kejadian tersebut, dan sudah mendapatkan laporan serta akan segera menindaklanjutinya.

“Info tersebut diterima Kamis malam, dan langsung keesokan harinya pada Jum’at, Subko pengaduan turun ke lokasi tersebut untuk puldasi (pengumpulan informasi),” ujarnya.

Selajutnya, kata Heru, hari Sabtu 8 April 2023, Subko Gakkum beserta PPLH, UPT Lab dan Pemdes Bantarjati, Patroli Sungai langsung meninjau lokasi-lokasi yang terdampak.

“Tim berpatroli seperti ke kolam warga, Bendung Cikarang, dan Curug Dengdeng. UPT Lab juga mengambil sample air untuk diuji, bahkan hadir pula Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pelapor dan Saksi Dugaan Pelanggaran Pilkada oleh Kades Penuhi Klarifikasi Bawaslu

Atas kejadian tersebut, pihaknya sangat menyesalkan. Entah itu kelalaian atau kesengajaan, kepada para pihak yang berpotensi mencemari Sungai atau lingkungan, tanpa mempertimbangkan akibatnya.

“Hari Senin tadi, kami bersama DLH provinsi melakukan pengawasan dan menindak tegas kepada 2 perusahaan, dengan menutup saluran outletnya. Bahkan 1 perusahaan dihentikan kegiatannya,” tegasnya.

Untuk hasil, ia belum bisa merilis karena masih menunggu hasil tes sampel. Pihaknya berharap kepada semua perusahaan atau pelaku usaha agar bisa menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar. DLH tak akan pernah bosan mengajak semua perusahaan agar tertib aturan.

“Kami berharap kepada semua para pelaku usaha yang berada di wilayah Kabupaten Bogor agar senantiasa memperhatikan lingkungan sekitar juga, terutama dampak efek yang ditimbulkan. Kami pun tidak pernah bosan untuk selalu mengajak kepada para pelaku usaha agar senantiasa selalu menyayangi lingkungan sekitar. Kita jaga alam, alam jaga kita,” pungkasnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor