0

BOGOR, INDONEWS – Agi Supriadi, warga RT 02, RW 01, Desa Kadu Manggu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, mengalami penyakit yang menyebabkan kulitnya mengelelupas dan bernanah.

Menurut keterangan Endum, orangtua Agi Supriadi, penyakit anaknya itu sudah diderita sejak lama lebih dari satu tahun ini.

Endum pun sudah pernah membawa anaknya itu ke RSUD Kabupaten Bogor untuk mengetahui penyakit apa yang diderita oleh anaknya. Setelah di lakukan pemeriksaan, dokter pun menyarankan agar anaknya dirawat untuk dilakukan pengobatan.

Namun, Endum menolak anaknya dirawat dan memilih membawanya pulang untuk dirawat di rumah saja dengan alasan biaya. Dokter pun akhirnya  memberikan resep obat.

“Memang untuk biaya pengobatan anak kami menggunakan BPJS. Namun ada juga obat yang memang harus dibeli secara cash juga biaya kami yang harus bulak balik dan menunggu seandainya anak kami dirawat. Itu yang menjadi kendala,” jelasnya.

“Saya hanya pekerja serabutan. Jangankan untuk biaya perawatan dan pengobatan yang terbilang mahal untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga sehari hari pun sangat sulit,” tutur Endum, lirih.

BACA JUGA :  Pelatihan Manajemen Masjid Bamusi Bogor dan Bank Berbasis Syariah

Kondisi Agi Supriadi sampai saat ini sangat memprihatinkan, perawatan dan pengobatan dilakukan keluarga hanya sebatas menggunakan obat warung juga ramuan tradisional.

“Sebagai orangtua kini kami hanya bisa pasrah dan berharap ada perhatian dari pihak tertentu yang peduli dengan kondisi anak kami,” tandas Endum, penuh harap. (Ddn)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor