BOGOR, INDONEWS – Yayasan Setia Bhakti Lestari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Cabang (DP) PDI Perjuangan Kabupaten Bogor akan menyelenggarakan bakti sosial pengobatan gratis pada Minggu, 27 November 2022.
Ketua PSMTI Kabupaten Bogor, Antonie Halim, S.M menjelaskan, acara akan diselenggarakan di kediaman Penasehat PSMTI, Halim Yohanes SE, di Telaga Kahuripan, Komplek Candraloka Blok A17 Nomor 1, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

“Adapun pengobatan ini berupa pengobatan umum, pengobatan gigi, pembagian kacamata baca untuk usia diatas 50 tahun dan terapi Cikung,” jelas Antonie.
Ia menuturkan, aksi kemanusiaan ini diselenggarakan dalam rangka menunjukan kepedulian PSMTI terhadap masyarakat.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat. Termasuk pengobatan gratis ini, tidak lain untuk membantu masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Halim Yohanes mengaku sangat menyambut baik acara sosial pengobatan gratis yang diinisasi PSMTI dengan berkolaborasi bersama DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor.

“Saya sebagai penasehat di PSMTI sangat bangga dengan akan diselenggarakannya acara sosial ini. Tentunya ditengah himpitan ekonomi pasca pandemi, masyarakat akan sangat terbantu dengan pengobatan gratis ini,” ucapnya.
Di tempat terpisah, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, H.R Bayu Syahjohan mengaku bangga bias berkolaborasi bersama PSMTI untuk kebaikan umum.
“Kami tentunya menyambut baik rencana aksi kemanusiaan ini. PDI Perjuangan sendiri beberapa waktu lalu melakukan hal sama, yakni melakukan pengobatan gratis untuk masyarakat umum,” kata Bayu.
Lebih jauh Bayu mengungkapkan, PDI Perjuangan akan mengadakan pengobatan dan pemeriksaan gratis untuk warga Kabupaten Bogor di 435 desa, 40 kecamatan.
Kegiatan ini dilaksanakan di awal September 2022 ini, dan dimulai di Kecamatan Cigombong sebanyak 9 desa, dari tanggal 1 sampai tanggal 5 September, di Ciadeg, Ciburuy, Tugu Jaya, Cigombong, Cisalada, Pasir Jaya, Wates Jaya, Srogol dan Ciburayut dengan lokasi titik area sedang dikondisikan tim lapangan.
“Melalui kegiatan semacam ini, kami mengharapkan agar masyarakat terus menjaga pola hidup sehat dan jangan abai protokol kesehatan, karena segala penyakit terus mengintai. Kita harus akui bahwa pelayanan kesehatan yang merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, belum dapat menjangkau seluruh warga, terutama masyarakat di pedesaan,” tukasnya. (Bintono)





























Comments