0

BOGOR, INDONEWS – Warga Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor yang menjadi korban gigitan kucing liar beberapa hari lalu sempat khawatir dengan kondisi kesehatan anaknya. Ia lantas membawa anaknya berobat ke tiga rumah sakit besar di wilayah Bogor Timur.

Namun menurut pengakuan orang tua korban berinisial HM (4), Manurung, tiga rumah sakit yang dikunjunginya tidak tersedia vaksin Anti Rabies hingga akhirnya pulang dengan rasa kecewa.

Dari tiga rumah sakit, dua diantaranya RSUD Cileungsi dan RS Permata Jonggol. Saat wartawan mengkonfirmasi humas masing-masing rumah sakit, mereka mengaku tidak mempunyai stok obat tersebut dan akan berkoordinasi dengan pihak farmasi.

Atas kelangkaan obat anti rabies di beberapa rumah sakit ini, wartawan meminta keterangan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, Agus. Saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsAap Sabtu (20/8/2022), Agus tidak menjawab.

Ditempat terpisah, Muad Khalim sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor yang membidangi tentang kesehatan saat dikonfirmasi wartawan pun tidak menjawab. (Firm)

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Penguatan Geowisata Perkotaan Edukatif Terpadu

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor