0

Hadirkan Syekh Malik Al-Hamid hingga Aksi Nyata untuk Gaza

LAMPUNG UTARA, INDONEWS – SMAN 1 Abung Tengah menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat karakter religius dan empati global siswa selama bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M.

Melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Ramadhan Berkah”, sekolah ini menggelar berbagai aksi sosial hingga kajian ilmu yang melibatkan tokoh internasional.

Rangkaian agenda dimulai pada Kamis (5/3) dengan menghadirkan ulama internasional, Syekh Malik Al-Hamid, dalam acara Kajian Ramadhan. Kehadiran beliau memberikan nuansa spiritual yang mendalam serta motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Dalam tausiyahnya, Syekh Malik memberikan pesan khusus yang menyentuh sisi kemanusiaan para siswa terkait kondisi di Palestina.

Ia menekankan bahwa Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat solidaritas dunia Islam.

“Puasa mengajarkan kita merasakan lapar dalam waktu tertentu, namun saudara-saudara kita di Gaza, Palestina, merasakan lapar dan penderitaan setiap hari di tengah keterbatasan. Kehadiran saya di sini adalah untuk mengetuk pintu hati kalian agar tidak melupakan mereka dalam setiap doa. Kepedulian kalian terhadap penderitaan di Gaza adalah bukti nyata dari kesempurnaan iman,” pesan Syekh Malik, di hadapan ratusan siswa yang menyimak dengan khidmat.

BACA JUGA :  Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bogor Capai 60 Persen

Kepala SMAN 1 Abung Tengah, Media Sari Putri, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran tokoh internasional ini bertujuan menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kepedulian sosial yang melintasi batas negara.

“Kami ingin ramadan tahun ini menjadi momentum transformasi karakter. Melalui kajian bersama Syekh Malik, kami mengajak siswa untuk tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kecerdasan spiritual dan kepekaan terhadap isu kemanusiaan global, seperti yang terjadi di Palestina,” ujar Media Sari Putri.

Semangat kepedulian tersebut langsung diwujudkan secara nyata melalui aksi Bakti Sosial pada Jumat (6/3), yang dilanjutkan dengan pembagian Takjil gratis kepada masyarakat sekitar pada Sabtu (7/3).

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Waka Kesiswaan, Ibu Ummi Nur Dienni Dwi Jayanti, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa keterlibatan siswa dalam aksi sosial ini adalah bagian inti dari pendidikan karakter.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian berjalan lancar. Melalui Bakti Sosial dan pembagian takjil ini, para siswa belajar langsung arti memberi. Antusiasme mereka sangat luar biasa, terutama setelah mendengar motivasi dari Syekh Malik mengenai pentingnya berbagi,” ungkap Ummi Nur Dienni.

BACA JUGA :  Minimnya Komputer dan Informasi Teknologi Dikeluhkan Saat ANKB

Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah partisipasi SMAN 1 Abung Tengah dalam Pesantren Kilat (Sanlat) Serentak se-Provinsi Lampung yang dimulai pada Selasa (10/3).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka secara resmi melalui Zoom Meeting oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Bapak Thomas Amirico, S.STP., M.H.

Meski dilakukan secara daring untuk koordinasi tingkat provinsi, para siswa SMAN 1 Abung Tengah tetap khidmat mengikuti setiap sesi materi. Integrasi teknologi dalam syiar agama ini membuktikan bahwa jarak bukan penghalang bagi siswa untuk terus menimba ilmu dan mempertebal iman di bulan mulia. (Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pendidikan