BOGOR, INDONEWS – Guna meningkatkan pembangunan infrastruktur dalam rangka mendukung Kabupaten Bogor maju, Pemerintah Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor tengah merealisasikan pembangunan tersebut di tiga titik, yakni pembangunan jalan desa, pelebaran jalan desa, dan pembukaan akses jalan wisata.
Pelebaran jalan desa di Kampung Tegal Panjang RT 001/ 006, Kampung Leuwibangke RT 002/006 yang bervolume 1000 x 1 meter dengan jumlah anggaran sebesar Rp.363.688.000 sumber anggaran dari APBD tahun 2022.
Pembangunan jalan desa tersebut dialokasikan juga di wilayah Kp. Cisoro RT 001/004, volume 400 x 2,5 x 0,15 M dengan anggaran Samisade kabupaten Rp. 254.898.000 dan pembukaan akses jalan wisata di Kp. Cisoro Rt 001/004 dan Kp. Mulyasari RT 005/001 dari anggaran Samisade kabupaten Rp. 381.414.000.
Dalam sambutannya, Kades Sukamulya, Komar SE menyampaikan bahwa perjuangan Samisade sangat luar biasa dengan melibatkan unsur-unsur kementerian maupun lembaga instansi baik di pusat, provinsi, maupun kabupaten. Berkat doa dari masyarakat Kabupaten Bogor akhirnya program ini bisa terwujud.
“Perlu diketahui bahwa program Samisade ini bukan turun anggaran langsung satu miliar, tetapi bertahap. Pertama 60 % lalu tahap kedua 40 % karena dengan seperti itu agar mempermudah memonitor dalam penggunaan anggaran. Saya menyarankan agar lebih kehati-hatian terkait kualitas, lingkungan, dan apa yang tertuang dalam RAB,” ungkapnya, Jumat (28/10/2022).
Launching Samisade itu dihadiri Muspika Kecamatan Sukamakmur, sekdes, bendahara desa, BPD, LPM, RT/RW, TPK Desa Sukamulya Babinsa, Bhabinkamtibmas, staf Desa Sukamulya serta tokoh masyarakat.
Kades juga menambahkan kenapa saya arah kan di Tiga titik karna sukamulya khusus kp cisoro dua titik ingin punya wisata maka dari itu mohon dukungan nya dari para muspika dan segala elemen instansi terkait, agar kegiatan berjalan lancar sukses tanpa ekses, dan juga karna Sukamulya ini anggaran paling banyak di dusun tiga karena itu bertujuan membuka akses wisata bisa maju tidak menutup kemungkinan bisa menjadi desa Mandiri itu demi warga masyarakat desa Sukamulya untuk meningkatkan perekonomian warga masyarakat dan bukan untuk saya pribadi jelasnya.
“Alhamdulillah, berkat program ini pembangunan ini bisa terlaksana bahkan menjadi program prioritas dalam program samisade, jadi pembangunan ini tidak mengganggu anggaran anggaran yang ada seperti anggaran dana desa dan lain-lain, maka dalam pelaksanaan kegiatan ini saya serahkan dan percayakan kepada TPK apa yang sudah dipercayakan dari tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa dapat bertanggung jawab dalam pelaksanaan pembangunan tersebut,” ungkap Komar
Lebih lanjut, mudah-mudahan samisade akhir tahun ini dapat berjalan dengan sukses tanpa ekses karena apabila ada salah satu desa yang kedapatan melakukan pelanggaran atau penyelewengan dalam penggunaan anggaran samisade ini bisa berdampak ke semua desa.
“Maka dari itu sekali lagi saya minta kepada seluruh instansi/lembaga yang terkait, mari kita sama-sama buktikan. Insha Allah Samisade Sukamulya dapat berjalan sukses tanpa ekses,” pungkasnya.
Adapun peletakan batu pertama pembangunan didampingi Camat Sukamakmur dan Kapolsek. (Jaya)




























Comments