0

SUMEDANG, INDONEWS | Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA) DPK Kabupaten Sumedang menggelar Pangajian Sasihan (bulanan) bersama masyarakat Dusun Ciluluk, Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Asy-Syifa tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadir dalam kegiatan itu tokoh agama, tokoh masyarakat yang juga manager Persib Umuh Muchtar, Pemerintah Desa Margajaya, pengurus HAMIDA, serta majelis taklim se-Desa Margajaya.

Dalam kajiannya, Al-Mukarom KH. Nurkholis Akhyar membahas kitab Al-Hikam karya Syekh Ibnu Athaillah As-Sakandari dan Kifayatul Akhyar. Salah satu pesan yang disampaikan berkaitan dengan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang dapat mendorong seseorang semakin dekat kepada Allah SWT.

Menurutnya, persahabatan tidak hanya menjadi hubungan sosial, tetapi juga dapat menjadi ruang pendidikan ruhani. Keteladanan dalam perilaku (hal) dan nasihat melalui perkataan (maqal) hendaknya mampu mendorong seseorang memperbaiki iman dan akhlaknya.

KH. Nurkholis juga mengulas makna Masjid Asy-Syifa. Ia berharap masjid tersebut menjadi sumber kebaikan dan kesehatan, bukan hanya secara lahiriah, tetapi juga batiniah bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Sejak Lama, Jalan Menuju Dusun Mengkubung Rusak Parah

Kepala Desa Margajaya, Ayat Ruhiyat, mengapresiasi kolaborasi HAMIDA dengan masyarakat Ciluluk. Ia berharap Masjid Asy-Syifa dapat terus berkembang sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus mempererat ukhuwah warga.

Sementara Ketua DPK HAMIDA Kabupaten Sumedang, KH. Wawan Anwar Fadil, mengatakan Pangajian Sasihan merupakan program rutin untuk mempererat silaturahmi antaralumni sekaligus mendekatkan HAMIDA dengan masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat mendukung program HAMIDA melalui Kalender HAMIDA 2026/2027 sebagai salah satu media syiar dan dukungan terhadap Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, Tasikmalaya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Dalam kesempatan tersebut, jamaah juga mendoakan H. Umuh Muchtar agar diberikan kesehatan dan kesembuhan.

Pengajian keliling HAMIDA DPK Sumedang diharapkan terus menjadi sarana menjaga keilmuan, sanad, ukhuwah, serta syiar pesantren di tengah masyarakat.

You may also like

Comments

Comments are closed.