JAKARTA, INDONEWS — Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu yang diapresiasi Ketua Umum (Ketum) BaraJP Willem Frans Ansanay di dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Willem menilai Prabowo adalah sosok cerdas yang punya hati dan belajar dari pekerjaan rumah (PR) bangsa.
“Sekolah Rakyat itu menjawab keluhan pendidikan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), semi 3T, bahkan di perkotaan yang belum maksimal. Masih ada pungutan-pungutan yang jadi masalah bagi yang tidak mampu,” jelasnya.
Program ini, kata Willem, sekaligus menjadi koreksi bagi pejabat pendidikan di provinsi, kabupaten dan kota agar lebih berpihak kepada rakyat kecil.
Ia menilai ketiga program unggulan yaitu Sekolah Rakyat, MBG dan Kopdes sebenarnya saling bersinergi. MBG butuh sayur dari petani, petani butuh pupuk dari Kopdes, dan anak petani butuh Sekolah Rakyat.
“Manajemen Prabowo itu optimis, siap mati untuk rakyat,” tutup Willem. ***





























Comments