0

SUKABUMI, INDONEWS — Kehadiran Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) di Kota Sukabumi memiliki arti penting bagi upaya membangun masyarakat yang sehat dan produktif.

Organisasi ini memiliki ruang untuk memperluas partisipasi perempuan dalam olahraga, sekaligus menanamkan kebiasaan hidup aktif di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Pelantikan Pengurus Perwosi Kota Sukabumi masa bakti 2026-2030 pada Rabu (14/10) pagi di Ruper Setda Kota Sukabumi menjadi momentum untuk memperkuat peran tersebut melalui program olahraga yang terbuka bagi berbagai kelompok usia.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana menekankan bahwa olahraga perlu menjadi bagian dari keseharian masyarakat, bukan hanya aktivitas yang dilakukan pada kesempatan tertentu.

Menjaga kesehatan membutuhkan kebiasaan yang dibangun secara konsisten, salah satunya melalui aktivitas fisik.

“Olahraga merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya, dalam sambutan pelantikan pengurus Perwosi.

Peran Perwosi dapat diwujudkan melalui kegiatan sederhana yang dekat dengan kehidupan warga, seperti senam bersama, olahraga rekreasi, edukasi kesehatan, dan kampanye pola hidup sehat.

BACA JUGA :  Temui Sekda, BKPRMI Kabupaten Sukabumi Paparkan Program

Program semacam ini dapat menjangkau perempuan dari kalangan muda hingga lanjut usia. Ketika olahraga hadir di lingkungan tempat tinggal, ruang publik, dan komunitas warga, kesempatan untuk beraktivitas fisik menjadi lebih mudah diakses.

Walakin, keberhasilan organisasi tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana. Hal yang lebih mendasar ialah sejauh mana program tersebut mampu membentuk kebiasaan sehat dan menjangkau masyarakat yang selama ini belum terbiasa berolahraga.

Karena itu, Perwosi perlu menyusun kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan warga, mudah diikuti, dan berkelanjutan.

Bobby juga mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang terbuka terhadap masukan. Dalam organisasi, gagasan yang baik perlu disertai kesediaan mendengarkan kritik dan melakukan perbaikan.

Sikap tersebut menjadi modal untuk membangun kepengurusan yang solid sekaligus menjaga agar program tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Memimpin organisasi bukan hanya tentang menyampaikan gagasan, tetapi juga kemampuan mendengarkan, menerima kritik, serta melakukan perbaikan demi kemajuan organisasi,” demikian pesan Bobby kepada pengurus yang baru dilantik.

Tantangan lain terletak pada kemampuan organisasi mengembangkan program di tengah keterbatasan anggaran. Kerja sama dengan perangkat daerah, komunitas olahraga, organisasi perempuan, dan mitra usaha dapat memperluas sumber daya serta jangkauan kegiatan.

BACA JUGA :  HUT Ke 72 IBI Sukabumi Dirangkaikan Launching Gerakan Orang Tua Asuh Dansa Bersama

Kolaborasi juga memungkinkan olahraga dipadukan dengan edukasi kesehatan dan kepedulian terhadap lingkungan, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada kebugaran fisik.

Bagi Kota Sukabumi, penguatan peran PERWOSI dapat menjadi bagian dari pembangunan kesehatan masyarakat yang dimulai dari lingkup paling dekat, yakni keluarga.

Perempuan yang memiliki akses terhadap kegiatan olahraga dan informasi kesehatan berpeluang membawa kebiasaan positif ke lingkungan sekitarnya. Meski demikian, perubahan perilaku tetap memerlukan konsistensi program, fasilitas yang memadai, serta keterlibatan masyarakat secara luas.

Kepengurusan PERWOSI masa bakti 2026–2030 kini memiliki ruang untuk menerjemahkan amanah organisasi menjadi kegiatan yang terukur dan bermanfaat.

Ukurannya bukan semata-mata jumlah acara, melainkan bertambahnya warga yang aktif bergerak, meningkatnya kesadaran menjaga kesehatan, dan tumbuhnya komunitas olahraga yang inklusif.

Pembangunan kota yang sehat tidak hanya bertumpu pada layanan kesehatan formal, tetapi juga pada kebiasaan masyarakat dalam merawat tubuh dan lingkungan.

PERWOSI dapat mengambil bagian dalam proses tersebut dengan menjadikan olahraga sebagai kegiatan yang dekat, menyenangkan, dan dapat dilakukan siapa saja.

BACA JUGA :  Ayep Zaki Tekankan Pancasila Harus Terus Jadi Pedoman Aspek Kehidupan

Dari langkah-langkah sederhana yang dijalankan secara konsisten, organisasi ini dapat memperkuat kontribusi perempuan dalam membangun Kota Sukabumi yang lebih sehat, aktif, dan produktif. (Ndi)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Sukabumi